Dosen Teknik Lingkungan UP45 jadi Narasumber Pengelolaan Sampah di Brebes

Dosen Teknik Lingkungan UP45 jadi Narasumber Pengelolaan Sampah di Brebes

Dosen Teknik Lingkungan UP45 kembali menunjukkan prestasinya di bidang lingkungan. Pada kesempatan kali ini M.Noviansyah Aridito,S.Pd., M.Sc. menjadi Narasumber Program Kosabangsa Universitas Peradaban, Brebes, dalam Pengelolaan Sampah di TPS3R di Bumiayu, Brebes. Program Pengelolaan Sampah melalui LPPM Universitas Peradaban bertujuan untuk melakukan pengelolaan sampah di tingkat kawasan melalui TPS3R.

M. Noviansyah Aridito menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di TPS3R bersama dengan Universitas Peradaban melalui program tersebut menjadi inisiasi pertama di Kabupaten Brebes, TPS3R tersebut memiliki sistem pengelolaan dan Teknologi yang baru saja terpasang yakni sampah di pilah menggunakan mesin pemilah sampah, sampah terpilah menjadi organik dan plastik. Sampah organik di lanjutkan utk membuat kompos dan Sampah Plastik di press menjadi bahan baku daur ulang.Selain itu juga ada mesin press hidrolik utk memproses plastik botol, film/kresek, dan kertas dan kardus. Mesin pencacah plastik juga tersedia utk mencacah plastik menjadi bahan baku utk mesin Hot press/pencetak plastik. TPS3R tersebut memiliki fungsi sebagai MRF (Material Recovery Facilities) atau Fasilitas Pemilihan Material.

Salah satu alat pengelolaan sampah di TPS3R Bumiayu Brebes

Inovasi yang di lakukan yakni bersama ide gagasan dari Dr.Winarto, M.Pd dari Universitas negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan upaya pembuatan Edutoys di TPS3R tersebut. Rencananya Edutoys ini berbahan baku plastik dari olahan TPS3R ini menjadi berbagai jenis mainan untuk pendidikan seperti stacko, huruf dan angka sebagai pengembangan awal. “Edutoys ini bagian dari education for Sustainable Development yakni terkait dengan pengelolaan sampah yang berkelanjutan, mengenalkan kepada siswa bahwa sampah dapat di daur ulang menjadi produk yang memiliki value lebih”, jelas Dr. Winarto, M.Pd.

Kedepan, TPS3R yang di ketuai oleh Paul ini akan menjadi salah satu sentra pengelolaan sampah yang sesuai dengan Perpres No.97 Tahun 2017 tentang Jakstranas Pengelolaan Sampah Indonesia Bersih 2025. TPS3R ini di harapkan beroperasi dan mengurai 30% sampah, salah satunya menjadi Produk Edutoys.