MENGGAMBAR BEBAS DI KAMULAN SCHOOL

<p style="text-align: justify;">Menggambar merupakan kegiatan yang menyenangnkan bagi semua anak-anak. Apalagi temanya adalah bebas. Anak diijinkan menggambar apa saja, dan diwarna dengan pastel / crayon. Alat gambarnya dipilih pastel yang besar ukurannya, karena kemampuan psikomotor tangannya memang belum mampu memegang benda-benda kecil. Dalam kegiatan menggambar itu anak didorong untuk membuat aneka bentuk yang disukainya / yang ada dalam pikirannya. Anak juga didorong untuk memenuhi kertas gambar dengan warna-warna, sehingga tidak ada lagi bagian kertas yang putih.</p>

<div style="text-align: justify;">Persoalan yang ada dalam kegiatan menggambar bersama anak-anak itu antara lain:</div>

<ul>
<li style="text-align: justify;">Anak cepat jemu terhadap kegiatan menggambar. Anak lebih senang untuk bermain bersama teman-temannya. Hal ini karena anak memang mudah terganggu konsentrasinya (easily to be distracted). Selain itu kegiatan menggambar memang bukan ditujukan untuk menghasilkan suatu karya, namun sebagai salah satu kegiatan yang ada di sekolah. Oleh karena itu kegiatan menggambar sebaiknya tidak lebih dari 60 menit saja. &nbsp;</li>
<li style="text-align: justify;">Anak enggan mewarnai semua bagian kertas, sehingga masih banyak bagian kertas yang putih. Gambar menjadi terkesan tidak selesai. Hal ini terjadi selain karena jemu, juga karena anak belum mampu menyelesaikan suatu tugas dengan tuntas. Anak cepat berpindah perhatian.</li>
<li style="text-align: justify;">Anak tidak mampu menceritakan isi gambar. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan verbal anak memang terbatas. Anak mampu menceritakan isi kertas gambarnya bila ia dipancing-pancing untuk bercerita oleh guru sambal guru menunjukkan bagian-bagian dari isi gambar. Hasil yang diperoleh adalah anak hanya menceritakan sepotong-sepotong, tanpa memahami isi gambar secara keseluruhan. Kemampuan kognisi anak masih terbatas.</li>
<li style="text-align: justify;">Anak senang hanya satu warna saja, sehingga warna latar belakang dan warna figure tidak ada bedanya. Ada juga anak yang menolak warna-warna tertentu, sehingga gambar kurang bervariasi warnanya. Hal ini menunjukkan bahwa menggambar adalah bukan kegiatan memproduksi suatu karya. Menggambar adalah sekedar kegiatan mencoret-coret saja. Oleh karena itu guru dalam hal ini harus sabar dan gigih dalam mengejar anak untuk menyelesaikan suatu gambar (membuat gambar menjadi penuh).</li>
</ul>

<p style="text-align: center;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/Kamulan1%20Bebas.2.jpg" style="height:285px; width:380px" /></p>

<p style="text-align: justify;">Kegiatan menggambar bersama anak-anak ini telah dilakukan oleh Tim Psikologi UP45 di Kamulan School, pada 16 Februari 2016, pukul 08.30-09.30. Kegiatan menggambar ini merupakan hasil kerjasama antara Kamulan School dengan Fakultas Psikologi UP45. Fakultas Psikologi UP45 sanggup untuk mengisi kelas menggambar di Kamulan School, selama 12 kali dalam semester genap 2015/2016. Oleh karena itu kegiatan itu selalu dilakukan pada minggu ketiga dan keempat.</p>

<p style="text-align: center;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/Kamulan1A%20Bebas.3.jpg" style="height:285px; width:380px" /></p>

<div style="text-align: justify;">Tim Psikologi UP45 terdiri dari Arundati Shinta, dan 2 mahasiswa yang sarat prestasi yaitu Tri Welas Asih dan Sulfi Amalia. Tri Welas Asih adalah mahasiswa Fakultas Psikologi UP45 yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan yang diadakan oleh Fakultas Psikologi UP45. Ia juga aktif sebagai nara sumber pada berbagai radio di Yogyakarta. Sulfi Amalia, adalah mahasiswa Fakultas Hukum UP45. Ia juga senang dengan anak-anak dan sama sekali tidak canggung menjadi guru gambar anak-anak taman kanak-kanak.</div>

<div>&nbsp;</div>

<div style="text-align: justify;">Jumlah anak yang hadir dalam kegiatan menggambar ini ada 9 anak. Rentang usia mereka adalah 2 &ndash; 4 tahun. Dalam jangka waktu satu jam tersebut ternyata hanya 8 anak saja yang bersedia mengumpulkan hasil gambarnya. Adapun data yang diperoleh guru gambar dari Tim Psikologi UP45 adalah sebagai berikut:</div>

<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>

<table border="1" cellpadding="0" cellspacing="0">
<tbody>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;"><strong>No</strong></p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;"><strong>Nama &amp; umur</strong></p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;"><strong>Judul gambar</strong></p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;"><strong>Cita-cita &amp; alasan</strong></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">1</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Obin, 4 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Robot</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menjadi ibu, karena sayang pada ibu</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">2</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Cheris, 4 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Orang-orang jalan di hutan, tenggelam karena hujan, ditolong oleh rusa</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menjadi dokter, supaya bisa menyuntik mama</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">3</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Krisna, 4 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Robot singa, bawa pistol. Pistolnya ditutupi warna</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menjadi polisi, biar bisa menembak musuh.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">4</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Thisara, 4 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Rumah, tempat tidur, kulkas, ada orangnya namanya Ninda</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin emnjadi dokter, kalau ibu dan ayah sakit biar tidak ke rumah sakit tetapi bisa ke aku.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">5</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Nadia, 3 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Laba-laba, semut,a da hujan, orangnya tenggelam</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingon menjadi robot</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">6</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Nurin, 4 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Ayah, ibu, Nurin</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menjadi dokter, supaya bisa periksa ibu dan ayah kalau lagi sakit.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">7</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Arjuna, 5 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Robot kepala tiga</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menajdi naga, supaya bisa membakar.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">8</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Humaira, 3,5 th.</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Awan, gunungnya ada api, asa anggurnya, semangka, bebek kuning, ibu ungu setannya sembunyi</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">Ingin menjadi dokter supaya bisa suntik anak Nadia.</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">9</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Nara, 2 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Kereta</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">–</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="width:54px">
<p style="text-align: center;">10</p>
</td>
<td style="width:161px">
<p style="text-align: center;">Rio, 2,5 tahun</p>
</td>
<td style="width:236px">
<p style="text-align: center;">Mobil</p>
</td>
<td style="width:187px">
<p style="text-align: center;">–</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>

<p style="text-align: justify;">&nbsp;Anak-anak di Kamulan School ternyata lucu dan pintar, serta berani menyatakan pendapatnya. Hal itu terlihat pada cita-citanya kelak kalau sudah besar. Mereka juga sudah bisa memberikan alasan dari cita-citanya itu.</p>

<p style="text-align: justify;"><strong>Sumber : http://kupasiana.psikologiup45.com</strong></p>

Tekun Melaksanakan Kegiatan IAYP di Universitas Proklamasi 45

<p style="text-align:justify">IAYP (International Award for Young People) adalah program pendidikan karakter tingkat internasional, yang pusatnya adalah di Inggris. Program ini sesungguhnya adalah perlombaan melawan diri sendiri, bukan melawan orang lain. Perlombaan melawan diri sendiri yaitu melawan kemalasan, kebiasaan menunda (prokrastinansi), tidak jujur, dan senang mengemukakan alasan yang serba menjengkelkan untuk menutupi kemalasannya. Program ini terdiri dari tiga level yaitu perunggu, perak, dan emas. Untuk level perunggu dan perak, kegiatan IAYP ada empat yaitu olah raga, ketrampilan, pelayanan masyarakat, dan petualangan. Untuk level emas, kegiatannya ada lima yaitu olah raga, ketrampilan, pelayanan masyarakat, petualangan, dan residential project.</p>

<div style="text-align: justify;">Berapa lama kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan? Untuk level perunggu, lama pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut:</div>

<ul>
<li style="text-align:justify">Olah raga &ndash; Minimal seminggu sekali, minimal 60 menit/setiap kegiatan, selama 12 minggu. Setiap minggu, kegiatan yang dilakukan harus mengandung unsur progress atau ada kemajuan. Contoh kegiatan adalah <em>air climbing</em> atau memanjat udara yaitu kegiatan naik turun tangga. Pada minggu pertama, naik turun tangga sebanyak 30 kali. Minggu kedua, 34 kali, minggu ketiga 36 kali, dan seterusnya sampai dengan minggu ke-12. Hal ini sudah dilakukan oleh Monica Dinda, mahasiswa Teknik Minyak UP45.&nbsp;</li>
</ul>

<p style="text-align:center"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IAYP1%20Monicadinda%20sport.1.jpg" style="height:380px; width:285px" /></p>

<ul>
<li style="text-align:justify">Ketrampilan &ndash; Minimal seminggu sekali, minimal 60 menit/setiap kegiatan, selama 12 minggu. Contoh kegiatan adalah mengisi TTS (teka-teki silang). Hal ini sudah dilakukan oleh Vicha Anggirie, mahasiswa Teknik Minyak UP45.</li>
</ul>

<p style="text-align:center"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IAYP5%20Vicha%20skill.2.jpg" style="height:380px; width:285px" /></p>

<ul>
<li style="text-align:justify">Pelayanan masyarakat &ndash; Minimal seminggu sekali, minimal 60 menit/setiap kegiatan, selama 12 minggu. Contoh kegiatan adalah membersihkan kampus. Bila mahasiswa sedang liburan di kampung halamannya, maka kegiatan pelayanan ini bisa dilakukan di sekitar rumahnya misalnya di balai desa. Hal ini sudah dilakukan oleh Vicha Anggirie, mahasiswa Teknik Minyak UP45.&nbsp;</li>
</ul>

<p style="text-align:center"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IAYP6%20Vicha%20service.3.jpg" style="height:380px; width:285px" /></p>

<ul>
<li style="text-align:justify">Spesialisasi &ndash; Minimal seminggu sekali, minimal 60 menit/setiap kegiatan, selama 12 minggu. Pada kegiatan spesialisasi ini, peserta diijinkan untuk memilih satu dari tiga kegiatan utama yaitu olah raga, ketrampilan, atau pelayanan masyarakat. Kegiatan spesialisasi ini boleh dilakukan setelah tiga kegiatan utama tadi selesai. Jadi pelaksanaan program IAYP untuk level perunggu ini minimal 6 bulan.</li>
</ul>

<p style="text-align:justify">Petualangan &ndash; minimal 2 hari 1 malam. Kegiatan petualangan ini dilakukan di luar kota. Contoh kegiatan adalah naik gunung, menyusur pantai, atau mengikuti pertandingan taekwondo di laur kota.</p>

<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>

<div style="text-align: justify;">Untuk level perak, kegiatan yang dilakukan adalah hampir sama dengan perunggu. Perbedaannya adalah pada jangka waktunya. Berikut penjelasannya.</div>

<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>

<ul>
<li style="text-align:justify">Olah raga &ndash; dilakukan selama 24 minggu terus-menerus. Setiap minggu tetap harus ada penambahan / progress. Hal ini sudah dilakukan oleh Tesya, mahasiswa Teknik Minyak UP45. Tesya memilih kegiatan lari / <em>jogging</em>.</li>
</ul>

<p style="text-align:center"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IAYP2%20Tesya%20sport.4.jpg" style="height:380px; width:285px" /></p>

<ul>
<li style="text-align:justify">Ketrampilan &ndash; dilakukan selama 24 minggu terus-menerus. Hal ini sudah dilakukan oleh Tesya, mahasiswa Teknik Minyak UP45. Ia memilih membersihkan kampus. Ketika ia pulang kampung ke Purwakarta, maka ia membersihkan jalan-jalan di sekitar rumahnya.&nbsp;</li>
</ul>

<p style="text-align:center"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IAYP3%20Tesya%20service.5.jpg" style="height:380px; width:285px" /></p>

<ul>
<li style="text-align:justify">Ketrampilan &ndash; dilakukan selama 24 minggu terus-menerus. Contoh kegiatan adalah meringkas koran, dan diterbitkan di blogsite pribadi.</li>
<li style="text-align:justify">Petualangan &ndash; dilakukan selama 3 hari 2 malam, di luar kota. Contoh kegiatan adalah mengambil sertifikasi selam di Bali. Hal ini dilakukan oleh Arni, mahasiswa Tenik UGM.</li>
</ul>

<div style="text-align: justify;">&nbsp;</div>

<div style="text-align: justify;">Untuk level emas, kegiatan yang dilakukan adalah hampir sama dengan perunggu. Perbedaannya adalah pada jangka waktunya dan penambahan satu kegiatan yaitu residential project. Berikut penjelasannya.</div>

<ul>
<li style="text-align:justify">Olah raga &ndash; dilakukan selama 48 minggu terus-menerus. Setiap minggu tetap harus ada penambahan / progress.</li>
<li style="text-align:justify">Ketrampilan &ndash; dilakukan selama 48 minggu terus-menerus.</li>
<li style="text-align:justify">Pelayanan masyarakat &ndash; dilakukan selama 48 minggu terus-menerus.</li>
<li style="text-align:justify">Petualangan &ndash; dilakukan selama 4 hari 3 malam, di luar kota.</li>
<li style="text-align:justify">Residential project &ndash; dilakukan selama 5 hari 4 malam. Di UP45, kegiatan residential project sudah dilakukan di desa di Klaten, dan mahasiswa tinggal di rumah Singgih, mahasiswa Fak. Psikologi UP45. Singgih sedang menjalani level perak IAYP.</li>
</ul>

<p style="text-align:justify"><strong>Sumber : http://kupasiana.psikologiup45.com</strong></p>

Mahasiswa SM-IATMI UP45 Masuk Tahap Semifinal Lomba Petrolympiad IYEC ITB 2016

<p style="text-align: justify;">IYEC (IATMI Youth Energy Chalange) merupakan salah satu event tahunan yang dilakukan oelh IATMI SM ITB. Ada tahun 2016 ini, berbagai kegiatan dan perlombaan mengisi rangkaian event IYEC ITB 2016, salah satunya yaitu Pertrolympiad. Petrolympiad merupakan salah satu event bergengsi dari IYEC ini, dimana perlombaan yang ada memicu para peserta untuk dapat berkompetisi dalam pengetahuan akan bidang energi, khususnya pada energi MIGAS, baik itu dari segi eksplorasi maupun eksploitasinya. Dan untuk itu, sebagai salah satu Seksi Mahasiswa yang aktif, IATMI SM Universitas Proklamasi 45, mendelegasikan salah satu grup untuk mengikuti lomba tersebut. Petrolympiad dilaksanakan pada tanggal 6-7 februari 2016 Bandung dengan ITB &nbsp;(Institut Teknologi Bandung ) sebagai tuan rumahnya.</p>

<p style="text-align: justify;">Berdasarkan hasil technical meeting, perlombaan ada 3 round, yaitu penyisian, semifinal dan final. Tahap penyisian dilakukan dalam dua tahap, yaitu tes tertulis dan selanjutnya tahap soal rebutan. Pada tahap tes tertulis semua peserta diberikan soal yang sama sebanyak 50 soal dan dikerjakan dalam waktu 30 menit. Tahap kedua yaitu tahap soal rebutan, dalam tahap ini semua peserta dibagi dalam beberapa kloter dimana tiap kloter terdiri dari 3 regu. Regu yang berhasil menjawab dan mendapatkan skor tertinggi pada tiap kloter berhak untuk masuk ke tahap semifinal. Pada tahap ini tim UP45 bertemu dengan tim Trisakti A dan STT Migas Balongan Balikpapan. Setelah semua kloter selesai, <em>MC</em> membacakan tim yang berhasil masuk ke tahap semifinal, ini merupakan hasil dari tahap rebutan dan juga kalkulasi dari hasil tes tertulis sebelumnya. Tim UP45 berhasil menjadi salah satu semifinalis yang ada.</p>

<p style="text-align: justify;">Pada tahap semifinal, tim UP45 dibagi kedalam satu kloter bertemu dengan tim tuan rumah ITB A dan juga tim dari UPN Veteran Yogyakarta A. sayangnya dalam tahap ini tim UP45 belum berhasil lolos untuk memasuki tahap final. Akhirnya dalam tahap final, tim yang berhasil&nbsp; menjadi juara dalam Petrolympiad kali ini yaitu ITB A, ITB B dan STT Migas Balikpapan.</p>

<p style="text-align: justify;">&ldquo;Suatu hasil yang tidak kami harapkan, namun menjadi cambukan dan evaluasi tersendiri bagi tim kami agar lebih bersemangat, lebih <em>solid</em>, mencoba saling memahami, serta saling menyemangati agar dapat mencapai target yang kami harapkan&rdquo; kata Tim SC UP45</p>

<p style="text-align: justify;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/tim%20SC.jpg" style="height:375px; width:500px" /></p>

<p style="text-align: justify;">Dalam kompetisi ini diikuti oleh beberapa kampus yang memiliki IATMI SM se-Indonesia. Diantaranya Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (2 tim), Universitas Indonesia (2 tim), Institut Teknologi Bandung (3 tim), Universitas Diponegoro (1 tim), Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta (1 tim), Universitas Trisakti (3 tim), Sekolah Tinggi Teknologi Migas Balikpapan (2 tim) dan Institut Teknologi Sains Bandung (2 tim).</p>

<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>

Parent Meeting Bersama Kamulan School

<p style="text-align:justify">Keceriaan para peserta yang hadir di acara <em>parent meeting </em>dimeriahkan oleh alunan lagu yang dinyanyikan oleh Nares, seorang anak perempuan berusia 4 tahun. Begitu juga dengan Cheris, 3 tahun yang tampak gembira bersama teman-teman seusianya mengunjungi dan telibat aktif dalam kegiatan yang dilakukan di setiap stand yang ada. Terdapat stand crafting, origami, cooking class dan lukis. Acara meriah yang dihadiri oleh para peserta dengan mengenakan pakaian bernuansa merah ini dilakukan di alam&nbsp; terbuka di komplek Kelompok Bermain dan Taman Kanak-kanak Kamulan School, Jl. Manggis 83 Gaten, Pringwulung, Condongcatur, Depok Sleman, pada hari Sabtu, 13 Februari 2016.</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG-20160213-WA0068%281%29.jpg" style="height:330px; width:480px" /></p>

<p style="text-align:justify">Ibu Atik Wartini, S.Pd., selaku Kepala PAUD dan TK Kamulan School yang berbasis multikultural dengan konsep sekolah alam mengundang Tim Psikologi UP45 untuk turut berpartisipasi dalam acara <em>parent meeting</em> yaitu sebuah acara rutin yang dilakukan guna memfasilitasi para anak dan orang tua untuk melakukan kegiatan bersama sehingga proses pendampingan serta stimulasi tumbuh kembang anak-anaknya dapat dilakukan secara optimal. Kamulan School mengelola pelayanan-pelayanan bagi anak mulai dari pra-sekolah dan TK formal yang melayani anak-anak usia 4-6 tahun sampai kelompok bermain non-formal dan pusat penitipan anak, yang melayani anak-anak usia 2 sampai 6 tahun.</p>

<div style="line-height:normal;margin-bottom:.0001pt;margin-bottom:0in;text-align:justify">Tim Psikologi UP45 mendukung program-program PAUD dalam mengembangkan kompetensi psikososial dan kognitif untuk mempersiapkan anak-anak bersekolah. Dukungan secara nyata berupa penandatanganan surat kesepakatan kerja sama antara Kaprodi Psikologi UP45 dengan Direktur Kamulan School. Pendidikan anak usia dini merupakan suatu bentuk stimulasi yang pada dasarnya adalah upaya-upaya menciptakan lingkungan sekitar anak usia dini agar mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak. Pemahaman dan kemampuan terhadap menstimulasi dan aspek perkembangan anak tersebut akan lebih mudah dikuasai oleh para mahasiswa psikologi UP45 ketika ilmu yang didapat juga diaplikasikan melalui kegiatan nyata, demikian diungkapkan oleh Wahyu Widiantoro.</div>

<div style="line-height:normal;margin-bottom:.0001pt;margin-bottom:0in;text-align:justify">&nbsp;</div>

<div style="line-height:normal;margin-bottom:.0001pt;margin-bottom:0in;text-align:justify">Tim Psikologi UP45 yang hadir pada kegiatan <em>parent meeting</em> tersebut berperan sebagai guru gambar untuk anak-anak PAUD. Tim Psikologi UP45 tersebut terdiri dari Wahyu Widiantoro (manager kegiatan), Arundati Shinta (Kaprodi Psikologi UP45) dan dua mahasiswa yang aktif dan berbakat yaitu Rere dan Sulfi Amalia. Sulfi Amalia adalah mahasiswa Fakultas Hukum UP45, namun sangat tertarik dengan dunia anak-anak. Rere adalah mahasiswa Fakultas Psikologi UP45 yang mempunyai lembaga bimbingan belajar, sehingga tidak asing dengan dunia anak-anak.

<div style="line-height:normal;margin-bottom:.0001pt;margin-bottom:0in;text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG-20160213-WA0088.jpg" style="height:330px; width:480px" /></div>
</div>

Seminar & Launching Drone Academy

<p>Seminar dan launching drone academy dilaksanakan pada tanggal 2 &ndash; 3 februari 2016 berlangsung pukul 09.00 &ndash; 13.00 WIB di ruang seminar UP45.&nbsp; Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta bekerjasama dengan MALEO DRONES (Produsen Drone Indonesia) ini bertemakan &ldquo; Industrial, Professional, and Millitary Application of Drones&rdquo;</p>

<p>Dalam acara ini ET. Hadi Saputra (CEO dan Founder MALEO DRONES &amp; Alumni Harvard University) memaparkan materi mengenai pengenalan drone, kebutuhan SDM, ketrampilan &amp; keamanan bagi operator drone serta peluang bisnisnya. Kemudian dilanjutkan dengan Mayor Tek. Jajang Nurhasihin, MT. &ndash; AAU Yogyakarta yang membahas mengenai apa, mengapa &amp; bagaimana teknologi drone bagi kehidupan manusia.</p>

<p><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG_3422.JPG" style="height:413px; width:550px" /></p>

<p style="text-align:justify">Menurut ET. Hadi Saputra, adanya perkembangan baru di dunia teknlogi, drone dimanfaatkan sebagai alat bantu. Dengan menggunakan drone efisiensi meningkat, biaya jauh lebih ringan dan tidak ada resiko kehilangan bagi manusia. Lalu bisnis/industri apa saja yang bisa di dronekan? Semuanya bisa, mulai dari pertambangan, oil &amp; gas company, televisi, digunakan untuk memantau lalu lintas dll</p>

<p>Launching drone academy oleh Prof. Dr. M. Dawam Rahardjo, Rektor UP45 dilakukan pada hari kedua dilanjutkan pemaparan materi oleh Kolonel SUS. Drs. M. Agus Suhadi, M.Si, mengenai optimalisasi ruang udara melalui pemanfaatan drone, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam rangka memantapkan ketahanan nasional NKRI. &nbsp;</p>

<p><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG_3443.JPG" style="height:413px; width:550px" /></p>

<p style="text-align:justify">Ada banyak pihak yang harus ditingkatkan dalam pengetahuan drone yaitu</p>

<p>1. industri yang bisa memanfaatkan drone</p>

<p>2. pilot drone, yang memiliki penghasilan &nbsp;karena ahli mengenai drone.</p>

<p style="text-align:justify">Hal-hal tersebut perlu diajarkan oleh institusi pendidikan, Universitas Proklamasi 45 merupakan institusi pertama di dunia yang mulai mengajarkan tentang drone dan bagaimana aplikasi drone untuk industri tersebut.</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG_3410.JPG" style="height:413px; width:550px" /></p>

<p style="text-align:justify">Drone academy adalah sebuah lembaga (Unit Pelayanan Teknis) setingkat pusat studi yang dibentuk dan berada dibawah Fakultas Teknik Universitas Proklamasi 45 yogyakarta atas kerjasama dengan maleo drones. Sebagai UPT, Drone Academy akan menyiapkan sebuah kegiatan layanan bagi masyarakat industry khususnya serta masyarakat luas pada umumnya. Layanan yang disiapkan meliputi diantaranya penyiapan sumber daya manusia yang cakap dan trampil, layanan konsultasi dan penyelenggaraan event dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan drone serta layanan perakitan, repair, dan maintenance.</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG_3457.JPG" style="height:413px; width:550px" /></p>

<p>Drone academy dibentuk atas kerja nyata riset Universitas dengan praktisi industry yang terwujud sebagai sebuah jawaban atas perkembangan teknologi terkini dan masa depan. Dengan perkembangan teknologi yang terkini khususnya dalam bidang mekatronika, komputasi, dan energi maka drone kami ini harapkan dapat memenuhi kebutuhan di dunia industri, khususnya dalam hal peng-inderaan dari udara yang jauh lebih dari akurat (efektif) dan jauh lebih murah (efisien).</p>

<p>&nbsp;</p>

Pelatihan Keterampilan Menggambar Bagi Guru Melalui Psikologi Berbagi

<p style="text-align: justify;">Pelatihan keterampilan menggambar bagi guru merupakan serangkaian kegiatan dalam acara Psikologi Berbagi yang diadakan oleh fakultas Psikologi UP45 Yogyakarta. Acara yang terlaksana pada tanggal 30 Januari 2016 dibuka oleh Bapak Syamsul Maarif, ST., M. Eng., selaku WR 1 UP45 dan dihadiri oleh para guru antara lain dari TK Nasional Samirono, TKIT Muadz bin Jabal, TK Aisyiyah Pembina Piyungan, TK Sari Asih 2 Depok, TK Sari Asih 3, TK ABA Ade Irma, TKIM Bhakti Mulia, KB Salman Al Farisi, dan TK Internasional Kinder Station.</p>

<p style="text-align: justify;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/2016-02-02_154449.png" style="height:400px; width:500px" /></p>

<p style="text-align: justify;">Bapak Ir. Bambang Irjanto, MBA., selaku Ketua yayasan UP45 dalam kata sambutannya menyatakan bahwa guru TK merupakan&nbsp; profesi yang sungguh mulia. &rdquo;Setiap orang tua pasti menginginkan pendampingan dan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya dan seorang guru TK lah yang memegang peranan penting dalam melaksanakan tugas pendampingan &amp; pendidikan tersebut. Guna mendukung profesionalitas para guru dalam menjalankan tugas mulia tersebut maka UP45 melalui Fakultas Psikologi memberikan pelatihan keterampilan bagi guru TK&rdquo;, demikian diuangkapkan oleh Bapak Bambang.</p>

<p style="text-align: justify;">Pelatihan yang mengangkat tema Pengembangan Psikomotorik Anak TK Melalui Kegiatan Menggambar yang juga telah dilaksanakan pada tanggal 16 dan 23 Januari 2016 mendapatkan sambutan positif dari para guru TK di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Hal ini ditunjukan dari 3 kali acara tersebut diadakan, dihadiri oleh 54 Guru Tk dari 40 Tk di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Para peserta berharap agar pelatihan-pelatihan bagi guru TK dapat dilaksanakan secara berkesinambungan serta selanjutnya menginginkan adanya kerjasama antara pihak TK dengan Fakultas Psikologi UP45. &ldquo;Adanya pelatihan ini memberikan pemahaman bahwa kami sangat membutuhkan ilmu Psikologi dan saya ingin bisa kuliah di fakultas Psikologi UP45,&rdquo; ungkap Atik, salah satu peserta pelatihan.</p>

<p style="text-align: justify;">Kegiatan menggambar merupakan salahsatu cara menstimulasi perkembangan psikomotorik serta perkembangan kreatifitas yang melibatkan daya kognitif, demikianlah salah satu materi yang dipaparkan oleh Dr. Arundati Shinta, S.Psi.,M.A., yang juga mengajak para guru untuk berpartisipasi pada Lomba menggambar untuk anak-anak usia 3-25 tahun, yang diadakan oleh UNESCO di Perancis dengan tema Wild Life atau kehidupan liar di alam pada bulan Februari 2016. Para peserta tampak sangat aktif ketika diajak dan dibimbing oleh Arni Dewi Boronnia, S.T selaku narasumber dalam pelatihan ini untuk membebaskan daya imajinasi yang dituangkan pada selembar kertas gambar. Dijelaskan pula oleh Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi.,M.A., bahwa peranan guru TK dalam mendampingi anak didiknya adalah sebagai pendamping proses belajar dan menstimulasi untuk setiap aspek perkembangan anak lebih optimal.</p>

<p style="text-align: justify;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/2016-02-02_154143.png" style="height:400px; width:500px" /></p>