Psikologi UP45: Alat Permainan Edukatif Berbasis Tradisional Dan Limbah

Alat permainan edukatif bagi anak merupakan alat main yang dapat menstimulasi panca indra dan kecerdasan anak. Disadari akan pentingnya keterampilan dalam merancang dan mengaplikasikan alat permainan edukatif (APE) untuk dikuasai oleh para pendidik Anak Usia Dini maka diselenggarakan workshop tentang alat permainan edukatif berbahan limbah bagi pendidik PAUD pada 18 September 2019 di gedung UPT Kecamatan Tempel. Acara ini dibuka oleh perwakilan HIMPAUDI Tempel, Nurhayati. Kegiatan ini terselenggara karena kerjasama antara Fakultas Psikologi UP45 dan Sekolah Citaloka Yogyakarta. Peserta merupakan Pendidik Anak Usia Dini Kecamatan Tempel, Sleman Yogyakarta. Setelah membuka acara ini, Nurhayati mengajak para peserta melakukan gerak dan lagu yang dipimpin oleh tim Citaloka sebagai penyemangat dalam mengikuti acara.

Dr. Arundati Shinta, MA, salah satu narasumber memberikan contoh barang-barang yang dihasilkan dari pengelolaan limbah. Barang-barang tersebut berupa tas, dompet, kotak pensil yang terbuat dari ragam bungkus atau kemasan. “Upaya nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat kita lakukan pula melalui pengembangan kreativitas untuk mengolah limbah menjadi barang yang berguna bahkan dapat kita jual dengan harga yang menarik”, kata Shinta yang juga dosen pengajar mata kuliah Inovasi dan Psikologi Lingkungan di Fakultas Psikologi UP45 Yogyakarta.

Dalam kegiatan ini para peserta workshop diwajibkan untuk membawa limbah yang mudah didapat di rumah masing-masing. Materi yang disampaikan diantaranya yaitu pengertian APE, syarat APE yang baik, manfaat APE, keuntungan APE limbah dan peserta diajak mengkaji video tentang sampah di salah satu TPS Yogyakarta. Peserta dibagi mejadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok mampu menghasilkan APE bertema permainan boy-boyan, memancing ikan, kuda lumping dan alat musik, dakon, serta buku lempar tebak. Kesemua kelompok mengerjakan worksheet dan selanjutnya mempresentasikannya.

Yudha Andri Riyanto, S.Psi., sebagai Fasilitator mengatakan, ”Alat permainan edukatif dapat berupa  apa saja yang ada di sekeliling kita misalnya kardus, botol, gelas, sendok plastik, tutup panci, kertas koran, dan lain-lain. Prinsip dasar dalam pemanfaatan APE yaitu alat-alat tersebut dibuat sendiri dari bahan-bahan yang sudah tidak terpakai lagi serta bahan-bahan yang mudah didapat disekitar kita”.

 “Alat Permainan Edukatif merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai sarana atau peralatan untuk bermain yang mengandung nilai edukatif dan dapat mengembangkan seluruh kemampuan anak. APE dibuat dengan menggunakan bahan yang mudah didapat di lingkungan sekitar, murah dan dari bahan bekas atau sisa. APE dirancang dengan memperhatikan tingkat keselamatan anak, aman, berarti tidak mengandung unsur yang membahayakan anak misalnya tajam, beracun dan lain-lain”, tambah Andri.

Fx. Wahyu Widiantoro MA, selaku narasumber menjelaskan bahwa usia dini menjadi masa yang paling menentukan dalam proses perkembangan anak. “Usia pra sekolah merupakan masa yang tepat bagi para pendidik untuk meletakkan dasar-dasar pengembangan kemampuan fisik, kognitif, bahasa, sosial  emosi, seni, moral, dan konsep diri agar berbagai potensi yang ada dalam diri anak dapat terstimulasi dengan optimal. Kegiatan atau permainan yang menyenangkan juga akan meningkatkan aktivitas sel otak dan keaktifan sel otak akan membantu proses pembelajaran anak”, tutup Wahyu.

UP45 BERDAYAKAN UMKM DI KOTA BANDUNG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Tim UP45 yang diketuai oleh Sigit Cahyono bersama dua anggota lainnya yaitu Muhamad Ali Sukrajap dan Dewi Handayani Harahap melakukan Pengabdian Masyarakat melalui Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) yang didanai oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Direktorat Riset Pengabdian Masyarakat selama 3 Bulan.

Pada tanggal 7 September 2019, Tim UP45 melakukan kegiatan Sosialisasi dan Serah Terima Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG)  dengan Judul “Penerapan Teknologi Produksi Makanan Olahan untuk Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah di Kota Bandung” di Komplek Bumi Penyileukan, Bandung. Kegiatan pengabdian memberikan sinergi yang positif antara akademisi dan pelaku usaha sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. Lidya selaku anggota komisi X DPR RI ketika membuka acara ini menyampaikan’ “Perlu adanya sinergi yang positif antara hasil kajian penelitian dan pengabdian masyarakat kampus dengan para pelaku usaha, kami akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif seperti ini”.

Hal tersebut senada dengan yang diungkapkan Juminah selaku mitra UMKM yang mendapatkan manfaat secara langsung dari kegiatan ini, “kami merintis usaha sejak awal melibatkan warga sekitar, sampai saat ini sudah 4 produk yang kami hasilkan, pasar merespon dengan positif produk kami sehingga kami dituntut untuk meningkatkan kapasitas produksi, alhamdulillah kami sangat terbantu dengan adanya seperangkat mesin teknologi tepat guna yang bisa membantu peningkatan produksi usaha kami, ke depannya kami berharap dengan meningkatkan kapasitas produksi dapat memberikan kesempatan kerja bagi warga sekitar utuk terlibat dalam usaha kami”, tutupnya.

Pada kesempatan ini tim UP45 memberikan 7 set alat teknologi tepat guna berupa mesin peniris minyak (spinner), mesin presto bandeng, mesin pengaduk adonan/bumbu, mesin pengembang kue (proofing), mesin pendingin makanan (box freezer), mesin blender dan kompor besar kepada Juminah. Sigit mengungkapkan mesin-mesin tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi UMKM dan dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.

Setelah dilakukan serah terima teknologi dilanjutkan talkshow kewirausahaan. Pada acaran ini Jemadi mengungkapkan, “Setelah adanya peningkatan produksi, UMKM harus terus bergiat untuk meningkatkan pemasarannya. Di era 4.0 tidak hanya kapasitas produksi yang perlu digenjot, namun juga perlu meningkatkan aktivitas pemasarannya mulai dari membuat produk, mengemas dengan baik, sampai mempromosikan baik melalui distribusi di toko-toko maupun media sosial,” tutupnya.

Perkuliahan Mahasiswa TA 2019/ 2020

Kegiatan Perkuliahan Efektif TA 2019/ 2020 Semester Ganjil dimulai tanggal 09 September 2019. Selamat datang kepada mahasiswa baru dan semangat.

Mahasiswa UP45 Raih Best Paper for Engineering Poster Presentation Category di IPA CONVEX 2019

Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, yaitu Rinaldy Surya Gumilar dan timnya berhasil meraih “Best Paper for Engineering Poster Presentation Category” di acara 43rd Annual Convention and Exhibition Indonesian Petroleum Association (IPA CONVEX 2019) pada 06 September 2019. Acara yang digelar di Jakarta Convention Center ini tidak hanya Technical session namun juga ada pameran dari perusahan-perusahaan minyak di dunia, UP45 sebagai salah satu partisipan di sesi Technical Session.

Rinaldy Surya Gumilar (UP45), Sukma Bayu Yusanto (PT. Bukitapit Bumi Persada (BBP) Well Services), Ivan Oriza Sativa (PT. Pertamina EP Asset 3 Cirebon) merupakan author dari paper yang berjudul “A Study Casey: Comprehensive Analysis of Hydraulic Fracturing in Tight Reservoir” kemudian dibuat menjadi poster. Rinaldy menjelaskan bahwa paper dan poster ini berisi tentang analisis komprehensif pekerjaan Hydraulic Fracturing di salah satu sumur PT Pertamina EP Asset 3, dimana hasil Pressure Build-up Test (PBU Test) sumur tersebut memiliki produktivitas rendah dan permeabilitas hanya 0,144 mD, sehingga perlu dilakukan pekerjaan Hydraulic Fracturing. Analisisnya meliputi technical dan ekonomi. Secara technical, sumur yg telah di treatment, memiliki permeabilitas 20mD, Dimensionless Fracture Conductivity (FCD) 6,1, skin -4,9, produktivitas naik 2,9 kali , produksi naik dari 38 BFPD menjadi 323 BFPD dan gas naik dari 0,158 MMSCFD jadi 1,67 MMSCFD. Lalu rekahan yg terbentuk dgn panjang 32meter, lebar 0,37. Secara ekonomi diperoleh NPV sebesar $682.678,9 dengan DPI (Discounted Profit to Investment, atau rasio laba yg diperoleh terhadap investasi) sebesar 10,3 (batas minimalnya 1,2). Jadi secara technical dan ekonomi, pekerjaan Hydraulic Fracturing berjalan sukses.

“Kompetisi ini tidak hanya memajang poster saja namun banyak aspek penilaiannya, mulai dari desain, kualitas paper sampai dengan presentasinya. Sesi presentasi merupakan hal yang berat, namun dapat menjadi koreksi bagi kita karena dapat mengetahui apa kekurangannya sehingga dapat menjadi perbaikan ke depannya”, ungkap Rinaldy. Hal lain yang dapat dicapai oleh Rinaldy dan timnya yaitu dirilisnya paper ini di jurnal Indonesian Petroleum Association.

“Pencapaian ini semoga menjadi motivasi bagi teman-teman semua di UP45 untuk berusaha lebih lagi agar menjadi terbaik, dan harapannya tahun depan UP45 tetap bisa mengikuti acara ini kembali”, tutup Rinaldy. Tidak lupa Rinaldy mengucapkan terima kasih kepada seluruh civitas akademika UP45 yang memberikan bimbingan dan dukungannya. Sekali lagi, selamat kepada Rinaldy dan Timnya telah berhasil dalam sesi poster presentation.

PKKMB 2019, MERENCANAKAN MASA DEPAN GENERASI UNGGULAN BERSAMA UP 45

Upaya memberikan bekal awal agar mahasiswa kelak menjadi alumni perguruan tinggi yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, serta berdaya saing global maka Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta menyelenggarakan program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Materi yang diberikan bertujuan memperkenalkan, mempersiapkan, dan mengakselerasi mahasiswa baru dalam proses transisi mahasiswa yang sadar akan hak dan kewajibannya.

Kegiatan yang dibuka oleh Rektor UP45, Ir. Bambang Irjanto, MBA., memuat penjelasan antara lain tentang sistem pendidikan tinggi mencakup kegiatan akademik dan kemahasiswaan serta kebijakan kampus, materi bela negara, radikalisme, penyalahgunaan narkoba, sehingga diharapkan dapat mendukung keberhasilan studi para mahasiswa. Rangkaian acara dilaksanakan pada 5 – 7 September 2019.

Perguruan tinggi tidak hanya membekali mahasiswa dari segi keilmuan, namun juga terciptanya pembentukan karakter khususnya nilai integritas, moral, etika, kejujuran, kepedulian, tanggung jawab dan kedisiplinan dalam kehidupan di kampus dan masyarakat. Demikian pentingnya pengembangan potensi diri dan peningkatan kemampuan berkomunikasi, berorganisasi dan bekerjasama dengan orang lain (interpersonal skills) serta penumbuhkan minat berwirausaha (entrepreunership), maka agar sesuai dengan visi UP45 dalam kegiatan PKKMB terdapat sesi motivasi.

Mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang potensial, dengan pendampingan yang tepat maka akan lebih mampu menghadapi persaingan yang sangat ketat. Penting bagi setiap mahasiswa memiliki motivasi untuk menjadi pribadi yang efektif dalam menghadapi kegiatan belajar di lingkungan kampus dan persiapan karir. “Kemampuan yang harus terus dikembangkan berupa kecakapan dalam pengelolaan emosi, menjalin relasi, hingga keterampilan spiritual”, jelas Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi.,M.A., selaku motivator dalam kegiatan PKKMB.

Mahasiswa baru juga mengikuti program MBTI yaitu psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikologis seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan. Tes ini juga untuk melihat karakter kepribadian mahasiswa baru sehingga tim kemahasiswaan dan biro psikologi dapat mengarahkan mahasiswa baru sesuai minat dan kemampuannya. Tujuan dengan mengetahui minat dan kemampuan akan lebih memudahkan mahasiswa mengikuti proses perkuliahan dan berbagai aktivitas yang menunjang prestasi. Mahasiswa UP 45 selanjutnya akan diberikan sertifikat pendamping ijazah yang tersertifikasi untuk memudahkan mahasiswa mendapat pekerjaan baik dari magang maupun pelatihan kerja. Bagi mahasiswa yang ingin berwirausaha, UP45 akan memberikan mentoring hingga mahasiswa dapat membuka lapangan usaha.

Universitas Proklamasi 45, The University of Petroleum, sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki visi untuk menyelenggarakan pendidikan dengan fokus pada bidang Energi dan Migas. sejak berdiri hingga tahun 2019 Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta telah meluluskan ribuan sarjana muda negara.  Sejak tahun 1964-2019 Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta menyelenggarakan jenjang  pendidikan strata 1 (S1) di 5 (Lima) Fakultas. Alex Kamal Hasan, S.P., selaku Ketua Panitia PKKMB UP45 Yogyakarta Tahun Ajaran 2019/2020, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi mensukseskan acara PKKMB, mulai dari persiapan hingga selesainya seluruh rangkaian kegiatan.

UP45 Selenggarakan Pelatihan dan Diskusi Manajemen Kearsipan

Memahami pentingnya manajemen kearsipan maka Fakultas Ekonomi Universitas Proklamasi 45 (UP45) bekerjasama dengan PUM Netherlands Senior Expert menggelar Pelatihan sekaligus Diskusi Manajemen Kearsipan pada hari Sabtu, 13 Juli 2019, pukul 10.00-13.00wib di Ruang Seminar Gedung Sukarno, Kampus UP45, Jl. Proklamasi No 1 Babarsari Sari, Depok, Sleman, Yogyakarta. Acara bertajuk: “Discussion on International Office Affairs “Development of Archival Science and Archives Management” How to adapt/ adjust the conventional to electronic archival management, menghadirkan narasumber Mrs. Danielle Kraakman- Frederik Muller Academie Amsterdam.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Muhammad Ali Sukrajap, SE., MBA sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UP45 bekerjasama dengan PUM Neterlands Senior Expert melalui KUI UP45. Ali berkata “arsip merupakan pusat ingatan setiap organisasi, apabila arsip yang dimiliki organisasi kurang baik pengelolaannya, maka akibatnya akan mempengaruhi tingkat reputasi suatu organisasi sehingga organisasi yang bersangkutan akan mengalami hambatan dalam pencapaian tujuan. Selain itu dengan manajemen arsip yang baik maka informasi yang dimiliki, dapat menghindarkan salah komunikasi, mencegah adanya duplikasi pekerjaan dan membantu mencapai efisiensi kerja,” tambahnya. Selain itu Ali menyambut baik kegiatan ini lantaran banyak pimpinan fakultas, diantaranya Dekan Fisipol Dra. Bening Hadilinatih,MSi, Dekan Hukum Sukirno,, SH, MH, Dekan Psikologi Dra Muslimah Zahro, M.PSi, Kaprodi Psikologi Eny Rohyati,SPSi,MPsi, Ketua KPM Drs. Bambang Sugeng,MM dan pimpinan unit lainnya turut hadir.

Terkait kegiatan ini, Dekan Fakultas Ekonomi UP45 Dra. Eny Sulistyowati,MM mengatakan kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi pihak internal UP45 akan tetapi ditujukan untuk siapa saja yang tertarik dan ingin mendapatkan pengetahuan  tentang manajemen kearsipan sebagai bagian integral yang tidak terpisahkan dalam setiap pekerjaan. Menurut Eny Sulistyowati “Dalam rangka pelaksanaan kegiatan, arsip mempunyai arti yang sangat penting, yaitu untuk menyusun rencana program kegiatan berikutnya. Karena dengan arsip, dapat diketahui bermacam-macam informasi yang sudah dimiliki, sehinggga dapat ditentukan sasaran yang akan dicapai, dengan menggunakan potensi yang ada secara maksimal.”

Direktur Kantor Urusan Internasional UP45 Rr. Putri Ana Nurani,SS,MM mengatakan bahwa acara ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa ekonomi saja, tetapi seluruh mahasiswa yang tertarik. Bahkan mahasiswa asing asal Timor Leste, Thailand dan Afrika turut hadir.  Mahasiswa baru UP45 berasal dari Thailand Mr. Habib Husasan mahasiswa Teknologi Informasi dan Mrs. Arkaedah mahasiswa baru Fakultas Ekonomi turut hadir.

Salah satu peserta mahasiswa asing Modou Jonga yang merupakan ketua Asosiasi Mahasiswa Afrika di Yogyakarta mengatakan “saya sangat senang dengan kegiatan ini karena banyak ilmu yang didapat. Hari ini saya membawa serta teman teman saya diantaranya Cletus Solomon, Ebrima Jonga, Gilbert Gutabaga, Godlove Elioth Kiswaga, Isatou L Touray, Jean Nsengiyumva, Manding Suso, dan Musa Abubakari. Mahasiswa-mahasiswi tersebut berasal dari berbagai universitas di Yogyakarta.

Ditempat yang sama, pihak PUM yang diwakili oleh SR Yunastuti Daud,SE,MA, selaku local representative PUM menyampaikan tentang organisasi PUM Neterlands Senior Expert adalah lembaga yang dibentuk di Lembaga Swasta/ Yayasan pensiunan dan dibiayai oleh Pemerintah Belanda dibawah Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perindustrian. Bekerja bersama pensiunan entrepreneurs (pengusaha) sukses dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam bisnis. Organisasi sukarelawan yang membantu entrepreneurs di negara berkembang dengan memberikan rekomendasi dan saran. PUM Netherlands expert sudah 37 tahun berdiri, tersebar ke 70 negara berkembang di seluruh dunia dan mencakup 75 bidang. Dan kali ini PUM Neterlands Senior Expert bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi UP45 melalui Kantor Urusan Internasional UP45. Acara diskusi manajemen kearsipan ini dipandu oleh moderator Habib Abdillah Nurusman,ST, M.Sc, M.Eng dosen yang sekaligus merupakan asisten Wakil Rektor bidang II.

Dalam kesempatan tersebut acara diikuti oleh pimpinan, staf dan karyawan bagian kearsipan di UP45, perwakilan dari bagian kearsipan universitas di DIY, para pengelola perpustakaan, TBM di Yogyakarta serta mahasiswa, dosen, staf, karyawan atau masyarakat umum yang tertarik dengan topic bahasan ini. Bahkan turut hadir pula berbagai mitra organisasi ataupun mitra bisnis, dan perwakilan mahasiswa asing dari berbagai universitas di Yogyakarta.

Gelar Round Table Discussion untuk Penguatan KUI UP45 Tahun 2019

Direktur Kantor Urusan Internasional Universitas Proklamasi 45 (KUI UP45) Rr.Putri Ana Nurani,SS,MM mengatakan bahwa dalam rangka  memberikan pelatihan penguatan kantor urusan internasional serta mendukung renstra yang dimiliki oleh universitas, maka pada hari Rabu 24 Juli 2019, jam 09.00-11.00wiib bertempat di Ruang Pertemuan 1, Kampus UP45 Yogyakarta, Jl. Proklamasi No 1 Babarsari Caturtunggal Depok Sleman, digelar acara “Penguatan KUI Tahun 2019”.

Acara ini adalah bentuk kerjasama antara Kantor Urusan Internasional Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Proklamasi 45. Dimana KUI UAD memiliki program kerja untuk membantu atau berbagi ilmu dalam program internasionalisasi perguruan tinggi. Selain itu narasumber yang sekaligus Direktur Kantor Urusan Internasional Ida Puspita merupakan peraih beasiswa Dies-Training Course on Management of Internationalization of Higher Education Institution yang didanai oleh DAAD (German Academic Exchange Service) dan HRK (German Rector’s Conference) di Universitas Leibniz Hannover, Jerman untuk training manajemen kerjasama internasional. Melalui diskusi ini para peserta khususnya penanggungjawab internasionalisasi di perguruan tinggi mendapatkan strategi internasionalisasi yang efektif dan efisien.  

Rektor UP45 dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor III Muhamad Ali Sukrajap, SE, MBA mengatakan menyambut baik dengan kegiatan yang diinisiasi oleh KUI UP45 dan berharap melalui program ini pemahaman tentang internasionalisasi atau world class university diperoleh peserta secara luas baik bagi mereka yang berkecimpung di kantor urusan internasional maupun bagi civitas akademika yang bersinggungan dengan wilayah kerja KUI. Dengan sinergi yang kuat secara internal dan eksternal organisasi kantor urusan internasional mampu menjadi “agent of change” atau agen perubahan. Dan harapannya melalui kerjasama yang dibangun antara KUI UP45 dan KUI UAD dapat terwujud kerjasama lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, antusiasme dari peserta begitu kuat terlebih terkait strategi dalam meningkatkan kerjasama internasional, strategi bagaimana meningkatkan  jumlah mahasiswa asing dari tahun ke tahun baik melalui program regular maupun program pertukaran, serta strategi bagaimana narasumber mampu menerima hibah kerjasama internasional dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Ida Puspita dalam pemaparannya memberikan presentasi gambaran kerjasama internasional Universitas Ahmad Dahlan dan siap untuk melakukan couching atau pendampingan untuk program pengembangan internasionalisasi UP45.

Berbagai strategi dibagikan oleh Ida Puspita saat memberikan pemaparan dalam Round Table Discussion Penguatan KUI Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Ida berpendapat bahwa untuk mengembangkan kantor urusan internasional dibutuhkan kerjasama dari semua pihak  pimpinan serta jajaran manajemen, seluruh pimpinan fakultas dekan, wakil dekan kaprodi, bahkan seluruh dekanat, serta seluruh kepala unit yang berada di dalamnya.

Melalui potret keberhasilan dari Universitas Ahmad Dahlan Ida menambahkan bahwa semua program yang ada tentu tidak semuanya tepat atau cocok diterapkan untuk universitas lain, akan tetapi setidaknya dapat memberikan wacana atau sharing pengetahuan bagaimana potret internasionalisasi yang dilakukan di Universitas Ahmad Dahlan. Ida berharap program yang dijalankan akan disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan universitas, dan bisa menjalankan program yang bersifat jangka pendek, jangka menengah, jangka panjang, sesuai dengan renstra yang dimiliki universitas.

Direktur KUI UP45 Rr. Putri Ana Nurani, SS, MM berharap bahwa dengan dilakukan penguatan KUI ini bisa memberikan sharing ilmu yang berharga baik dalam konteks pengembangan internal maupun eksternal lebih luasnya lagi serta mendukung program internasionaliasai atau visi world class university bagi perguruan tinggi, melalui kerjasama diberbagai bidang, semisal tentang pengembangan renewable energy maupun pengembangan Entrepreneurship.

Pembekalan Sekaligus Pelepasan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Psikologi Universitas Proklamasi 45

Pada hari Jumat 26 Juli 2019, dilakukan pelepasan Kuliah Kerja Nyata Tahun 2019 Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta (KKN UP45), atas nama Emiliano Domingos Lemos asal Talimoro Timor Leste merupakan mahasiswa fakultas Psikologi. Setelah sebelumnya dari tanggal 24 -25 Juli 2019 dilakukan Pembekalan Mahasiswa bagi Mahasiswa Reguler dan tanggal 28 Juli 2019 bagi mahasiswa pegawai. Penerjunan ke lokasi KKN Internasional tepatnya di Negara Timor Leste ini dilakukan pada tanggal 26 Juli -31 Juli 2019 untuk observasi lapangan, sedangkan penerjunan ke lokasi KKN tanggal 1 s/d 31 Agustus 2019. Penarikan mahasiswa KKN dari lokasi KKN dijadwalkan pada tanggal 31 Agustus dan mahasiswa diwajibkan melakukan pengumpulan laporan KKN pada tanggal  4 September 2019. Dalam kesempatan tersebut Ketua LPPM UP45 Drs. Jemadi,MM berpesan agar setibanya di Timor Leste Emiliano Domingos Lemos yang kerap dipanggil Lemos ini untuk segera menghubungi pihak-pihak yang terkait untuk mendapatkan ijin serta nasehat saat observasi lapangan. Disamping itu sebagai mahasiswa Universitas Proklamasi 45 khususnya Mahasiswa Psikologi harus mampu membawa nama baik bagi almamater tercinta saat bertugas di Dili Comoro Timor Leste. Nantinya selain mendapatkan pendampingan dari Kantor Urusan Internasional Universitas Proklamasi 45 (KUI UP45). Di Timor Leste, KUI UP45 telah bekerjasama dalam hal pendampingan KKN melalui organisasi yang ditunjuk yaitu LABEH. Emiliano Domingos mengatakan bahwa nantinya program kuliah kerja nyata Universitas Proklamasi 45, ada beberapa kegiatan diantaranya: Rehabilitasi Rumah bagi masyarakat tidak mampu, berbagai kegiatan lainnya untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat ikut mempromosikan UP45. 

Beautiful Sharing in Ramadhan UP45

Di bulan ramadhan 1440 H atau tahun 2019, sebagai agenda tahunan dari Kantor Urusan Internasional UP45 digelar acara “Beautiful Sharing in Ramadhan” hari Jumat, 24 Mei 2019 pukul 12.30-16.00 WIB di Gedung Sukarno A 101 Kampus UP45, Jl Proklamasi No 1 Babarsari Depok Sleman Yogyakarta. Menghadirkan peserta diantaranya mahasiswa asing, Buddies UP45, perwakilan mahasiswa. Selain menjadi ajang bertemu, bersilaturahmi, bertukar pendapat antara mahasiswa asing serta civitas akademika UP45, dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi visa telex. Dalam sambutannya Asisten Wakil Rektor III Febriyanti Angelina Ginting, S.Pd., M.Sc, membuka kegiatan “Beautiful Sharing Ramadhan 1440 H” merupakan program reguler yang digelar KUI UP45, dimana kegiatannya tidak hanya berupa acara tebar takjil atau makanan untuk berbuka saja tetapi diisi dengan berbagai materi terkait perkembangan selama bulan ramadhan. Direktur Kantor Urusan Internasional Universitas Proklamasi 45 (KUI UP45) mengatakan jenis visa yang serig digunakan oleh UP45 untuk mahasiswa asing. VKSB (untuk 30/60 hari), digunakan oleh mahasiswa asing yang akan mengikuti program singkat kurang dari 3 bulan. Vitas (untuk 6/12 bulan), digunaka oleh mahasiswa asing yang mengikuti program singkat lebih dari 3 bulan (internship) atau program jangka panjang non degree seperti exchange (6/12 bulan), dan program degree (12/24 bulan). Adapun persyaratan telex visa diantaranya surat permohonan dan jaminan, scan copy sampul depan paspor, scan copy paspor bagian identitas, rekening koran terupdate (dikeluarkan maksimal 3 bulan sebelum pengajuan) dengan minimum last balance 1500 usd, izin belajar dari dikti (untuk pengajuan vitas), scan copy flight ticket (untuk pengajuan VKSB). Semua dokumen diatas harus berwarna, jelas dan dalam bentuk jpeg dengan ukuran min. 50kb, max 400 kb. Biaya telex visa Rp 100.000 (per 3 mei akan naik menjadi Rp 200.000)   

UP45 Gelar Seminar Beasiswa Luar Negeri Tahun 2019

Direktur Kantor Urusan Internasional Universitas Proklamasi 45 (KUI UP45) Rr. Putri Ana Nurani, S.S.,M.M. mengatakan bahwa visi dari KUI UP45 dan Mini Akademi yaitu membangun sumberdaya manusia Indonesia yang mempunyai daya saing tinggi, tangguh secara internasional untuk menghadapi persaingan era globalisasi serta membangun karakter pemimpin Indonesia, masa depan yang tangguh yang mandiri dan professional. Oleh karena itu dalam kesempatan ini KUI UP45 bekerjasama dengan Mini Akademi menggelar “Seminar Pendidikan Beasiswa Luar Negeri S1, S2, S3 bertema “How to Get Scholarship? Now everyone can get scholarship?”.  Nantinya kegiatan seminar pendidikan beasiswa luar negeri secara rutin akan dilaksanakan oleh KUI UP45 Yogyakarta. Selain memberikan kemudahan bagi para dosen, karyawan, staff, mahasiswa dan masyarakat umum untuk melanjutkan jenjang yang lebih tinggi, juga sebagai wujud peran serta KUI UP45 untuk mendukung visi pendidikan bangsa serta arah menuju world class university, terkait peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia. “

Seminar Beasiswa Tahun 2019 edisi perdana ini menghadirkan narasumber dan motivator I Made Andi Arsana,Phd- Kepala Kantor Urusan Internasional UGM sekaligus Dosen Teknik Geodesi. I Made Andi Arsana, menurutnya “Untuk lolos beasiswa, memenuhi syarat saja tidak cukup. Kita harus melampaui persyaratan itu”. Dalam kesempatan ini, narasumber membagi Rahasia strategi, kiat, tips dan trik untuk menembus beasiswa luar negeri tersebut. Narasumber tidak hanya memberikan panduan yang komprehensif, informasi lengkap, panduan tiap tahapnya secara jelas dan gamblang sekaligus pengalaman beliau dalam membagi informasi. Andi Arsana tidak hanya membahas pengalamannya dalam meraih beasiswa Australia saja, akan tetapi membuka wawasan bagi peserta bahwa kita adalah menjadi bagian masyarakat dunia, banyak tips dan motivasi yang bersifat umum bagi seluruh pejuang beasiswa dengan negara tujuan manapun.

Nama I Made Andi Arsana sudah tidak asing lagi bagi para scholarship hunters di Indonesia, penerima beasiswa Australia Awards Scholarship (2004) dan Australian Leadership Awards (2008). Di sela-sela kesibukannya mengajar dan memimpin Kantor Urusan Internasional (Office of International Affair) I Made Andi Arsana yang akrab dipanggil Bli Andi bersemangat 45 untuk hadir dan berbagi dalam Seminar Beasiswa Luar Negeri Tahun 2019 di Universitas Proklamasi 45, Jl. Proklamasi No 1 Babarsari Depok Sleman Yogyakarta. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 22 Juni 2019 pukul 08.00-12.30 wib. Seminar Beasiswa Luar Negeri Tahun 2019 ini dibuka oleh Rektor UP45 Ir. Bambang irjanto,MBA yang sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 Syamsul Maarif, ST,MEng, Wakil  Rektor II Dewi Handayani, SPsi,MPsi, dan Wakil Rektor III Muhamad Ali Sukrajap, dan pimpinan fakultas/ program studi, kepala unit, dosen, staf, karyawan, mahasiswa S1  atau mahasiswa S2 dari berbagai universitas. Acara yang berlangsung pada hari Jumat, 22 Juni 2019 pukul 08.00-13.wib di Gedung Sukarno UP45, dihadiri sekitar 200 orang yang berasal dari UGM, UPN Veteran Yogyakarta, UNY, Universitas Tidar, UIN Sunan Kalijaga, Universitas AMIKOM, UMY, Atmajaya,  UAD, UNS, UCY dan UP45.