KILANG GAS CILACAP ERTAMINA MULAI BEROPERASI

<p style="text-align:justify">PT Pertamina (Persero) megumumkan unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) yang terletak di Refinery Unit (RU) IV Cilacap telah siap untuk beroperasi secara komersial pada Oktober 2015 ini. Hal tersebut ditandai dengan adanya hasil produksi yang telah dikeluarkan oleh unit RFCC tersebut berupa High Octane Mogas Component (HOMC) dan LPG.</p>

<p style="text-align:justify">Penyaluran LPG tersebut disalurkan melalui pipa dan disimpan dalam tangki LPG di Gasdom Region IV yang terletak di Kawasan Industri Cilacap (KIC). Penyaluran perdana LPG tersebut, dilakukan dari RFCC RU IV Cilacap ke Gas Domestik (Gasdom) Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Tengah.</p>

<p style="text-align:justify">General Manager RU IV Cilacap, Nyoman Sukadana, mengatakan bahwa produksi LPG dari RFCC RU IV Cilacap telah dimulai pada awal Oktober 2015 lalu di unit LPG Plant dan kini siap didistribusikan ke masyarakat melalui Gasdom Region IV.</p>

<p style="text-align:justify">&quot;Komitmen Pertamina untuk memenuhi suplai energi masyarakat ditunjukkan dengan peningkatan produksi LPG melalui unit RFCC RU IV Cilacap ini. Jumlah produksi LPG yang dihasilkan oleh unit ini adalah sebesar 1.066 ton per hari, dan pada hari ini kami akan bersama-sama menyalurkan LPG perdana sebanyak 2.000 ton,&quot; ujar Nyoman Sukadana dalam keterangannya, Jakarta, Senin (12/10/2015).</p>

<p style="text-align:justify">Dari produksi LPG tersebut akan disalurkan ke masyarakat yang berada di Pulau Jawa, utamanya provinsi Jawa Tengah sehingga dapat menjamin pasokan LPG di daerah tersebut.</p>

<p style="text-align:justify">Sebelum beroperasinya unit RFCC ini, pemenuhan kebutuhan LPG masyarakat berasal dari RU IV Cilacap dan impor, di mana RU IV Cilacap per harinya dapat memproduksi sekitar 200 ton persen hari.</p>

<p style="text-align:justify">&quot;Dengan beroperasinya unit RFCC yang menghasilkan produksi LPG 1.066 ton per hari, kita dapat menekan impor LPG untuk kebutuhan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebesar 50 persen sehingga dampaknya sangat signifikan untuk menghemat devisa negara.&quot; tambah Nyoman Sukadana.</p>

<p style="text-align:justify">Tujuan pembangunan RFCC Project Cilacap adalah untuk meningkatkan produksi HOMC dengan target 37.000 barrel per hari, LPG sebesar 1.066 ton per hari, dan Propylene sebanyak 430 ton per hari. Dengan demikian diharapkan dapat mengurangi impor dan menghemat devisa negara hingga 5-6 persen per tahun.</p>

<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>

<p style="text-align:justify"><em>sumber :www.</em>economy.okezone.com</p>

<p style="text-align:justify">oleh : up45.ac.id</p>

<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>

<p style="text-align:justify">&nbsp;</p>

Simulasi Peradilan Semu Mahasiswa Fakultas Hukum UP45

<p style="text-align: justify;">Pendidikan hanya berdasar pada teori tidak akan menjadi suatu hal yang lengkap tanpa disertai praktek yang sebenarnya. Pada umumnya, sebagian besar mahasiswa menginginkan adanya praktik yang nyata dari teori-teori yang sudah mereka dapatkan di dalam kelas perkuliahan bersama dosen.</p>

<p style="text-align: justify;">Simulasi Peradilan Semu merupakan salah satu kegiatan yang mendukung proses belajar mengajar di Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 bagi mahasiswa Fakultas Hukum. Hal ini sebagai salah &nbsp;satu wujud pensinergian antara teori dan praktek dalam program studi ilmu hukum. Kegiatan Simulasi Peradilan Semu ini diwadahi oleh Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 dengan tujuan untuk menunjang kegiatan akademisi dan praktisi yang dijiwai pengamalan dan pengabdian ilmu hukum kepada masyarakat, serta menyiapkan tenaga yang terampil di bidang Hukum sehingga pengamalan&nbsp; dan pengabdian ilmu hukum kepada masyarakat tersebut dapat terwujud, sekaligus mendidik mahasiswa Fakultas Hukum dalam pengaplikasian secara praktek dalam penanganan akan permasalahan-permasalahan hukum. Hal ini sesuai dengan peran Pendidikan Tinggi di Indonesia yang dikenal dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.</p>

<p style="text-align: justify;">Dalam kegiatan Simulai Peradilan Semu ini, &nbsp;mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 dilatih untuk memerankan dirinya dalam proses kegiatan peradilan. Adapun peranan yang diperankan ada yang menjadi sebagai Hakim Ketua, Hakim Anggota I, Hakim Anggota II, Panitera Pengganti, Saksi, Petugas Kerohanian, Penasehat Hukum. Berbeda lagi pada kasus pidana, ditambahkan ada Jaksa/Penuntut Umum, Terdakwa, sementara untuk kasus perdata ada Penggugat dan Tergugat. Di samping itu dalam kegiatan simulasi peradilan semu ini selain memainkan peran juga dikenalkan kepada mahasiswa mengenai atribut pengadilan yang berwujud &nbsp;pakaian hakim, jaksa, penasehat hukum, palu, meja hijau dan sebagainya.</p>

<p style="text-align: justify;">Untuk yang kesekian kalinya, Fakultas Hukum mengadakan Simulasi Praktek Peradilan Semu guna sebagai penilaian untuk Ujian Tengah Semester bagi mahasiswa Fakultas Hukum UP45 semester V. Ujian tersebut berlangsung pada Hari Sabtu, 31 Oktober 2015, yang dimulai pukul 12.00 hingga selesai pada pukul 16.00. Adapun kasus yang diangkat adalah dibidang perdata, yaitu tentang sengketa jual beli tanah.</p>

<p style="text-align: justify;">Praktek simulasi peradilan semu ini dibimbing dan didampingi oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 sekaligus Alumni Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 yang berprofesi sebagai advokat yaitu :</p>

<ol>
<li>Dwi Kun cahyo, SH.,MH (Dosen sekaligus Alumni FH UP 45)</li>
<li>Lucia Setyawahyuningtyas, SH.,M.Kn (Dosen FH UP 45)</li>
<li>Hindra Pamungkas, SH (Advokat)</li>
</ol>

<p style="text-align: justify;">Kegiatan peradilan semu tersebut diawali dengan diberikannya waktu untuk latihan selama 30 menit terlebih dahulu. Setelah itu, mahasiswa yang sudah mendapatkan peranan, langsung menempatkan diri pada posisi yang telah ditentukan. Adapun mahasiswa yang mengambil peranan dalam kegiatan Simulasi Peradilan Semu kali ini dapat dituliskan sebagai berikut.</p>

<ol>
<li>Subargo, berperan sebagai Hakim Ketua</li>
<li>Wagiman, berperan sebagai Hakim Anggota I</li>
<li>Elisabeth Hendro Christiani, sebagai Hakim Anggota II</li>
<li>Melkianus Umbu Huki, sebagai Panitera Pengganti</li>
<li>Adi Dwi Nugroho, sebagai Petugas Kerohanian</li>
<li>Ong Muraza Bilah, sebagai Kuasa Hukum Penggugat</li>
<li>Sulfi Amalia, sebagai Kuasa Hukum Penggugat</li>
<li>Erni Lestari, sebagai Kuasa Hukum Tergugat</li>
<li>Endrata Yuwono, sebagai Kuasa Hukum Tergugat</li>
<li>Bambang Tri Wiratno, sebagai Saksi I dari Penggugat</li>
<li>Aditya Rully, sebagai Saksi II dari Pengugat</li>
<li>Fabiola, sebagai Saksi Ahli (Notaris) dari Tergugat</li>
<li>Dodi Hidayat, sebagai Saksi II (Makelar) dari Tergugat</li>
<li>Agung, sebagai Saksi III (Ketua RT) dari Tergugat</li>
</ol>

<p style="text-align: justify;">Suksesnya kegiatan peradilan semu ini terlihat dari antusiasnya mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta. Harapannya, dengan adanya simulasi peradilan semu ini mahasiswa dapat benar-benar memahami bagaimana situasi yang terjadi atau yang dirasakan saat berada dalam peranannya. Tak kalah pentingnya juga, mahasiswa diharapkan dapat benar-benar mengaplikasikan teori yang didapatkan dikelas dalam belajar langsung di simulasi peradilan semu.</p>

<p>&nbsp;</p>

Tim Biro Psikologi Up 45 Memberikan Training Untuk Meningkatkan Motivasi Kerja

<p style="text-align:justify">Tim Biro Psikologi UP 45 memberikan Training untuk meningkatkan motivasi kerja sebagai salah satu bentuk pengembangan kemampuan dan peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) bagi Asisten Manager Produksi, Kepala Departemen Operasional dan Kepala Devisi di perusahaan Janu Putra Group pada hari Sabtu, 7 Nopember 2015 di Hotel Dafam Fortuna, Jl. Seturan Yogyakarta.</p>

<p style="text-align:justify">Kegiatan pelatihan dibuka dengan saling memperkenalkan diri serta mengungkapkan harapan masing-masing peserta dalam mengikuti pelatihan tersebut yang dipandu oleh Eni Rohyati, S.Psi., M.Psi., sehingga kondisi pelatihan pun menjadi lebih akrab. Dilanjutkan dengan materi mengingatkan visi, misi dan tujuan organisasi yang dipandu oleh Dewi Handayani Harahap, S.Psi, M.Psi.,mengajak peserta lebih memahami pentingnya kerjasama dalam mengembangkan perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan bersama. Pembentukan motivasi berprestasi juga diberikan dalam pelatihan ini yang dipandu oleh Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi.,M.A., bertujuan mengajak peserta untuk lebih reflektif mengelola dan meningkatkan potensi diri. Materi selanjutnya adalah pembentukan motivasi internal &amp; eksternal dilanjutkan dengan materi prokrastinansi yang dipandu oleh Dr. Arundati Shinta, M.A. Materi disajikan dalam bentuk permainan sehingga tercipta suasana dramatis yang melibatkan emosi setiap peserta. Suasana kegiatan pelatihan pun semakin lebih hidup dan masing-masing peserta secara interaktif terlibat dalam setiap kegiatan dengan penuh antusias.</p>

<p style="text-align:justify">Pada akhir kegiatan pelatihan masing-masing peserta mengungkapkan bahwa harapan mereka di awal mengikuti kegiatan pelatihan tersebut dapat terpenuhi seutuhnya dan berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.</p>

Biro Konsultasi Psikologi UP 45 Dalam Acara Konsultasi Tumbuh Kembang Anak

<p style="text-align: justify;">Pola komunikasi keluarga menjadi media pembelajaran bagi anak dan orangtua bertanggungjawab atas pendidikan moral dan etika dalam proses pembentukan karakter kepribadian anak. Demikian inti dari acara Konsultasi Tumbuh Kembang Anak yang dikemas dalam bentuk Talk show hasil kerja sama Biro Konsultasi Psikologi UP 45 dengan Alif-A Group di Gedung Serba Guna Komplek Pemda II Bantul (1/11). Kegiatan yang dihadiri oleh pegawai Pemda Bantul dan Guru Taman Kanak-Kanak TK Khalifah Yogyakarta, menghadirkan narasumber Fx. Wahyu Widiantoro, S.Psi., M.A., yang mengangkat tema Pendidikan Karakter Anak Melalui Pola Komunikasi.</p>

<p style="text-align: justify;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG-20151101-WA0023.jpg" style="height:375px; width:500px" /></p>

<p style="text-align: justify;">Antusias peserta dalam mengikuti acara Talk show ditunjukkan dengan beragam pertanyaan maupun pernyataan yang diungkapkan. Antara lain salah satu peserta menyatakan bahwa sikap anaknya tidak sesuai dengan harapan orang tua sehingga orang tua menyalahkan bahkan mengungkapkan bahwa sikap anaknya bertambah menyebalkan dan meresahkan. Pada akhirnya timbul pertanyaan, &ldquo;Ada apakah dalam keluarga tersebut?&rdquo;. Wahyu menjelaskan bahwa &nbsp;anak dari keluarga yang memiliki pola komunikasi keluarga yang kurang atau tidak efektif cenderungan bersikap menarik diri atau reaktif dan kurang adaptif. &nbsp;&rdquo;Anak dengan keluarga yang memiliki pola komunikasi efektif akan memiliki konsep diri yang lebih positif, hal ini dikarenakan anak merasa diterima dan nyaman atas keberadaanya. Situasi seperti ini juga akan berpengaruh pada pembentukan karakter bagi anak&rdquo; jelas Wahyu.</p>

RIZAL RAMLI PERCAYA INDONESIA MAMPU JALANKAN TAMBANG FREEPORT

<p style="text-align: justify;">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meyakini perusahaan-perusahaan nasional mampu menjalankan operasional tambang emas Grasberg di Papua jika pemerintah dan PT Freeport Indonesia tidak sepakat atas perpanjangan Kontrak Karya (KK) yang akan habis pada 2021.<br />
<br />
&ldquo;Jangan memandang rendah kemampuan Indonesia. Di Qatar itu yang menjalankan operasional perusahaan gas negaranya itu ribuan orang Indonesia. Sementara di Freeport sendiri, 99 persen itu orang Indonesia,&rdquo; ujar Rizal di kediaman dinasnya, Jakarta, Rabu (14/10) malam.<br />
&nbsp;</p>

<p style="text-align: justify;">Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di era Abdurrahman Wahid itu mencontohkan, pengerjaan tambang bawah tanah di Chile ternyata mampu di kerjakan oleh warga negaranya sendiri.<br />
<br />
&ldquo;Jadi setelah bertahun-tahun, tentu geologis dan tenaga kerja kita belajar banyak. Saya tidak terlalu khawatir kalau Freeport mengancam tidak mau memperpanjang KK. Saya akan bilang terima kasih, cadangan tambangnya bisa kita taruh di Bank Indonesia,&rdquo; tegas Rizal.<br />
<br />
Terkait pandangan segelintir orang yang meragukan kemampuan keuangan perusahaan-perusahaan nasional untuk mencukupi untuk mengelola tambang raksasa milik Freeport, Rizal menyebut kekhawatiran tersebut tidak beralasan.<br />
<br />
&ldquo;Soal kemampuan keuangan. Kalau <em>reserve</em>-nya sudah <em>proven</em>, kita bisa <em>raise money</em> dari situ melalui pinjaman bank. Jadi tidak seheboh yang dibayangkan. Tetapi kalau belum <em>proven</em>, itu yang bahaya. Artinya Freeport juga tidak benar menyampaikan rencana tambang bawah tanahnya,&rdquo; ungkapnya.<br />
<br />
Sebelumnya, pada 8 Oktober 2015 lalu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengingatkan tidak sembarang perusahaan bisa mengambil alih saham Freeport karena kompleksitas rencana investasi tambang bawah tanah yang akan dikembangkannya ke depan.<br />
<br />
&ldquo;Freeport ingin investasi US$ 18 miliar untuk tambang bawah tanah di kedalaman 2 ribu-3 ribu meter. Di situ terlihat magnitude sekaligus kompleksitasnya. Jadi tidak bisa serta merta siapapun sanggup mengambil alih Freeport,&rdquo; kata Sudirman di kantornya.</p>

<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>

<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>

<p style="text-align: justify;"><em>sumber : www.cnnindonesia.com</em></p>

<p style="text-align: justify;"><em>dikutip oleh : humas up45 yogyakarta</em></p>

ALASAN MENGAPA TAMBANG PASIR DI LUMAJANG DIMINATI

<p style="text-align: justify;">Pasir asal Lumajang memiliki kualitas baik untuk bahan konstruksi bangunan. Sejumlah proyek bangunan di Jawa Timur menetapkan pasir Lumajang sebagai spesifikasi bangunan.</p>

<p style="text-align: justify;">Harga jual pasir Lumajang bahkan bisa naik berkali lipat setelah sampai di Surabaya. Dari harga Rp400 ribu untuk satu truk pasir di Lumajang, bisa meningkat menjadi Rp1,2 juta di Surabaya.<br />
<br />
&quot;Harga pasir Lumajang mahal karena kualitasnya,&quot; kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur, Ony Mahardika, Senin, 5 Oktober 2015.</p>

<p style="text-align: justify;">Awalnya, para pengusaha tambang pasir menambang di sejumlah sungai yang alirannya berada di bawah Gunung Semeru. Namun, sejak tiga tahun lalu pengusaha menambang pasir besar-besaran di pantai baik legal maupun ilegal.</p>

<p style="text-align: justify;">Penambang lantas mengirim pasir ke sejumlah lokasi penampungan pasir di sepanjang jalan utama Lumajang. Selanjutnya, pasir dikirim ke sejumlah kota di Jawa Timur.<br />
<br />
Dalam proses penambanagn ilegal, Walhi sempat menemui penambang yang menyebutkan menyetor uang ke polisi. Mulai polisi di Kepolisian Sektor lokasi tambang, Kepolisian Resor Lumajang sampai ke Kepolisian Daerah Jawa Timur.</p>

<p style="text-align: justify;">&quot;Setiap tahun ada polisi dari Polda Jawa Timur yang inspeksi ke lokasi tambang, tapi kenapa dibiarkan,&quot; ujar Ony.</p>

<p style="text-align: justify;">Untuk itu, dia berharap bidang Profesi dan Pengamanan Mabes Polri dan Kepolisian Daerah Jawa Timur menindak polisi yang menerima suap.<br />
<br />
Pakar Geologi Universitas Brawijaya Malang, Adi Susilo, menjelaskan jika kualitas pasir dar Lumajang paling bagus. Sebagian besar berasal dari hasil erupsi Gunung Semeru yang mengalir langsung lewat sungai.</p>

<p style="text-align: justify;">&quot;Pasirnya punya karakter berbeda, tanpa campuran lumpur. Ini berbeda dengan pasir dari daerah lain,&quot; kata Adi.</p>

<p style="text-align: justify;">Pasir Lumajang pun jadi pilihan utama proyek membangun gedung di Jawa Timur. Akibatnya, pasir Lumajang berharga mahal dan cepat terjual karena kebutuhan besar sementara pasokan pasir terbatas.<br />
<br />
Adi meminta proses penambangan dilakukan secara terukur agar tak merusak lingkungan. Selain itu, juga harus memiliki analisis dampak lingkungan agar aman dan tak merusak lingkungan. Terutama untuk menambang pasir di pesisir Jawa.</p>

<p style="text-align: justify;">Jika tidak memperhatikan aspek lingkungan, proyek pertambangan akan menjadi bencana bagi manusia. Di Desa Selok Awar-Awar, tambang pasir mengeruk bukit atau gumuk pasir yang menjadi benteng alami kawasan pemukiman penduduk dari ganasnya ombak pantai selatan saat pasang.</p>

<p style="text-align: justify;">Namun, akibat habis ditambang air laut kini sering menggenangi sawah penduduk yang berada sekitar 500 meter dari laut.</p>

<p style="text-align: justify;">Kisruh tambang di Lumajang sudah menelan korban jiwa. Seorang petani dan aktivis anti tambang Salim Kancil, dianiaya sekelompok bandit desa hingga tewas. Sedangkan rekannya, Tosan, mengalami luka berat.</p>

Mahasiswa Teknik Perminyakan UP45 Raih Juara III Dalam Smart Competition Geopetra 2015

<p style="text-align:justify">Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, berhasil meraih prestasi dalam Smart Competition Geology Petroleum of Magmadipa (Geopetra 2015) yang dilaksanakan di Universitas Diponegoro, Semarang pada tanggal 3 – 5 Oktober 2015.</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/IMG-20151005-WA0001%281%29.jpg" style="height:300px; width:400px" /></p>

<p style="text-align:justify">kegiatan ini diadakan oleh IATMI SM UNDIP (Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia) dan diikuti oleh IATMI SM dari Universitas seIndonesia. dari Universitas Proklamasi 45 ada 2 tim yang mengikuti Smart Competition tersebut, yaitu tim A yang diwakili oleh Teysa Ridal, Ahmad Nur Kholik, Jhon Herry dan tim B yang diwakili oleh Aristanti Oktavia Dewi, Zainal Imron Hidayat dan Rizky B. Hauteas.&nbsp;</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/20151004_120355%282%29.jpg" style="height:300px; width:400px" />&nbsp;</p>

<p style="text-align:justify">setelah menempuh satu setengan bulan persiapan, dari tim B berhasil meraih juara III Smart Competition Gelogy Petroleum Of Magmadipa 2015 dan mendapatkan Piala Rektor Universitas Diponegoro.</p>

<p style="text-align:justify"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/2015-10-06_111404.png" style="height:300px; width:400px" /></p>

<p style="text-align:justify">sebelumnya dari tim B ini pernah mengikuti lomba Smart Competition dalam acara Petroleum Festival (Pertofa 2015) yang diadakan oleh IATMI SM Universitas Indonesia pada September 2015 dan lolos sampai babak semifinal.</p>

<p style="text-align:justify">Prestasi yang luar biasa dari mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Proklamasi 45 ini, mereka sedang menanti lomba smart competition berikutnya yang akan diadakan tahun depan, semoga mereka dapat meraih juara dalam ajang tersebut.</p>

MIMBAR AKADEMIK PSIKOLOGI

<p style="text-align: justify;"><strong>T</strong>ujuan diadakannya acara Mimbar Akademik Psikologi yaitu melatih mahasiswa fakultas Psikologi untuk terbiasa mengembangkan ilmu yang didapat dengan maksimal sehingga mahasiswa mampu mengaplikasikan di masyarakat.</p>

<p style="text-align: justify;">Pelaksanaaan acara dikemas dalam bentuk seminar dan pelatihan. Setiap kelompok mahasiswa yang terdiri dari 2 orang diwajibkan menjadi narasumber atau trainer serta memilih materi yang relevan dengan mata kuliah yang sedang diambilnya. Acara terbuka untuk dihadiri oleh semua mahasiswa dari berbagai angkatan. dan fakultas yang ada di Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.</p>

<p style="text-align: justify;"><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/fgfdg.jpg" style="height:600px; width:700px" /></p>

<p style="text-align: justify;"><strong>A</strong>cara Mimbar akademik Psikologi telah terlaksana dengan sukses pada hari Senin, 21 September 2015, pukul 12.30.-14.30., di ruang WR III, UP45, yang dihadiri oleh 22 peserta dengan mengangkat tema &rdquo;<em>Mempertajam Konsentrasi Dalam Meniti Karir</em>&rdquo;.&nbsp;</p>

<p style="text-align: justify;">Acara tersebut mengulang kesuksesannya pada hari Selasa, 22 September 2015, pukul 18.30.-20.30., di ruang WR III, UP45, dihadiri oleh 31 peserta dengan mengangkat tema &rdquo;<em>Melihat Karakter Kepemimpinan Berdasar Tipe Kepribadian</em>&rdquo;.</p>

<p style="text-align: justify;">Para mahasiswa begitu antusias dalam mengikuti acara tersebut yang ditunjukkan dengan munculnya beragam pertanyaan sebagai bahan diskusi hingga mencapai simpulan pemahaman serta berharap acara serupa dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulannya</p>

ALUMNI UP45 YANG SUKSES MENJADI PEMUDA TERBAIK VERSI KEMENPORA 2015

<p>Salah satu alumni Universitas Proklamasi 45 menjadi pemuda terbaik versi Kemenpora 2015. Beliau adalah lulusan fakultas Ekonomi Universitas Proklamasi 45.</p>

<p>&nbsp;</p>

Dosen FE UP45 Sabet Penghargaan Penyaji Terbaik Kedua The 2nd URECOL 2015

<p style="text-align:justify">Salah satu Dosen Fakultas Ekonomi UP45, Andriya Risdwiyanto, SE., M.Si. berhasil meraih penghargaan sebagai Penyaji Terbaik Kedua dalam acara <em>The 2<sup>nd</sup> University Research Colloquium 2015</em> (The 2<sup>nd</sup> URECOL).</p>

<p style="text-align:justify">Acara yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) ini bertemakan Disseminasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan.</p>

<p style="text-align:justify">Acara ini diikuti oleh 173 karya ilmiah berupa hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi di wilayah Provinsi Jawa Tengah dan DIY. Karya ilmiah tersebut dikirimkan dari hamper 40 perguruan tinggi swasta di wilayah kedua provinsi.</p>

<p style="text-align:justify">Pelaksanaan diseminasi terbagi dalam 5 kelompok yaitu Bidang A Pendidikan, Humaniora, dan Agama; Bidang B Teknik dan Rekayasa; Bidang C MIPA dan Kesehatan; Bidang D Sosial, ekonomi, dan Psikologi; dan Bidang E Mahasiswa.</p>

<p><img alt="" src="/cni-content/uploads/files/images/dosen.jpg" style="height:420px; width:700px" /></p>

<p style="text-align:justify">Acara yang langsung dibuka oleh Rektor UNIMUS Prof. Dr., Masrukhi, M.Pd. sekaligus memberikan materi utama dalam perhelatan seminar tersebut yang berjudul &ldquo;Riset untuk Pendidikan yang Berkemajuan.&rdquo;</p>

<p style="text-align:justify">Dalam kegiatan ini, Andriya Risdwiyanto mengajukan karya ilmiah berupa hasil penelitian berjudul &ldquo;<em>Beyond Compliance</em>, Antara Penghargaan dan Perilaku Bisnis Etis, Studi Kasus: PROPER Peringkat Emas Lingkungan Hidup.&rdquo; Karya yang diajukan tersebut masuk dalam kelompok Bidang D Sosial, Ekonomi, dan Psikologi.</p>

<p style="text-align:justify">Kelompok Bidang D sendiri diikuti oleh 39 karya ilmiah. Setelah dilakukan presentasi, diskusi, dan tanya jawab, selama hamper satu hari penuh dari semua pemakalah, panitia penyelenggara menetapkan Andriya Risdwiyanto, Dosen FE UP45 memperoleh Penghargaan sebagai Penyaji Terbaik kedua pada kelompok Bidang D Sosial, Ekonomi, dan Psikologi. Selamat untuk Pak Andriya&hellip;</p>