Dubes Uni Eropa: Kuliah di Eropa Tidak Mahal Bahkan Bisa Gratis..!

15 Mei 2015 03:07:47 WIB
Telah dibaca 687x

Uni Eropa (UE) siap menggelar pameran pendidikan terbesar dan bertaraf internasional di tiga kota besar Indonesia. Pameran pendidikan tinggi Eropa (EHEF) itu dijadwalkan mengikutsertakan 150 institusi perguruan tinggi dari 14 negara di benua biru.

EHEF tahun ini memasuki penyelenggaraan yang keenam. Pameran ini akan dimulai di Balai Kartini Jakarta, 8-9 November 2014. Lalu dilanjutkan di Grand City Ball Room Surabaya 11 November dan ditutup di Universitas Hasanudin, Makasar 13 November.

Dalam jumpa pers yang diadakan menjelang EHEF, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Olof Skoog menyambut baik berlangsungnya acara ini. Ia mengatakan pendidikan merupakan cara jitu mendekatkan warga Uni Eropa dan Indonesia.

"Pendidikan dapat meningkatkan saling pengertian antar warga. Uni Eropa terus mendukung pendidikan yang berkualitas," sebut Skoog di Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Tanpa ragu, Skoog menyebut, Eropa merupakan tujuan bagi siswa-siswa berprestasi. Bukan cuma dari Indonesia tetapi juga dari seluruh dunia.

Oleh sebab itu, Uni Eropa menanggap sektor pendidikan adalah bidang yang sangat serius untuk digarap. Sehingga, negara-negara anggota Uni Eropa tak ragu untuk menanamkan investasi besar di bidang pendidikan dan penelitian.

"Kami berharap siswa internasional dari Indonesia akan memperoleh manfaat dari investasi tersebut," papar pria asal Swedia tersebut.

Selain membahas soal keunggulan belajar di Eropa, Skoog turut angkat bicara terkait tantangan yang ada ketika mahasiswa dari Indonesia belajar di Benuanya. Untuk masalah biaya dan dana hal tersebut sama sekali tak usah dikhawatirkan.

"Di Eropa, biaya kuliah tidak mahal atau dalam kasus tertentu mungkin tidak dikenakan biaya," jelas dia.

"Uni Eropa, negara anggotanya serta universitas di sana menawarkan berbagai beasiswa. Tiap tahun Uni menyediakan 1.800 beasiswa untuk mahasiswa Indonesia belajar di Eropa," kata Skoog.

Eropa sudah lama menjadi salah satu tujuan mahasiswa Indonesia untuk menimba ilmu. Hal ini terlihat dari angka mahasiswa Indonesia yang belajar di Eropa terus mengalami peningkatan.

Pada 2013, dari data yang diterima Uni Eropa, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Eropa naik 20 persen dari tahun sebelumnya. Bahkan di 2014, secara total ada 7.000 orang yang belajar di sana, di berbagai strata pendidikan mulai dari sarjana sampai pascasarjana.

Sumber : Liputan6.com, Jakarta

Artikel Terkait

Pesta Bikini Sesudah Ujian Nasional SMA

26 Ags 2015 09:31:50 WIB

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa peralihan ini m...

Ini Tambahan Produksi Migas Baru di 2017

23 Mei 2017 09:19:08 WIB

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan tahun ini Ind...

Berita Terbaru

Energy Management and Governance Institute UP 45 (EMGI UP45) mengadakan kegiatan bedah buku dan disk...

Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Tingkat Nasional (MTQMN) XV Tahun 2017 merupakan MTQ MN T...

Dalam rangka meningkatkan mutu perguruan tinggi, Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pem...

Agenda

13
Sep
2017
14
Sep
2017