Berita terkini

UP45 Gelar Upacara Pengibaran Bendera Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI

YOGYAKARTA – Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Universitas Proklamasi 45 dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta sejumlah mahasiswa UP45.

Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di lingkungan perguruan tinggi.

Rangkaian upacara diawali dengan persiapan peserta dan memasuki lapangan upacara, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih. Seluruh peserta berdiri dengan sikap sempurna dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi civitas akademika UP45 untuk terus memaknai kemerdekaan melalui semangat belajar, bekerja, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Semangat kemerdekaan juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dan prestasinya.

Keterlibatan dosen, tendik, dan mahasiswa dalam upacara ini menunjukkan komitmen bersama civitas akademika UP45 dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat rasa persatuan di lingkungan kampus.

Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UP45 mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat dengan berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan Indonesia.

Semarak Dies Natalis ke-62 UP45, Lomba Bakiak Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Lestarikan Dolanan Tradisional

YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62, Universitas Proklamasi 45 (UP45) kembali menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga besar universitas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Bakiak, sebuah olahraga tradisional yang dilaksanakan di Lapangan Universitas Proklamasi 45 dengan melibatkan civitas akademika dan tenaga kependidikan (tendik) UP45.

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi UP45 dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Sleman. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan permainan rakyat serta olahraga tradisional Indonesia di tengah perkembangan zaman.

Lomba Bakiak tidak hanya menjadi kegiatan hiburan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-62 UP45, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan, serta mengenalkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional kepada civitas akademika.

Dibuka Rektor dan Ketua Yayasan

Rangkaian kegiatan Lomba Bakiak dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Proklamasi 45 bersama Ketua Yayasan. Kehadiran pimpinan universitas dan yayasan turut memberikan semangat kepada para peserta yang telah bersiap mengikuti perlombaan.

Dalam sambutannya, pimpinan UP45 menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga tradisional tersebut. Lomba bakiak dinilai menjadi kegiatan yang menarik karena mampu menghadirkan kembali permainan tradisional di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.

Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki arti penting karena tidak hanya memberikan ruang bagi civitas akademika untuk berolahraga dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya dolanan tradisional.

Pesan tersebut menjadi salah satu semangat dalam pelaksanaan kegiatan. Permainan tradisional yang dahulu banyak dimainkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak, kini semakin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menghadirkan kembali permainan tradisional dalam kegiatan kampus menjadi salah satu cara untuk menjaga agar nilai-nilai budaya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Adu Kekompakan dan Kerja Sama

Setelah kegiatan dibuka, para peserta mulai mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Lomba bakiak dilakukan secara berkelompok dengan mengandalkan kekompakan setiap anggota tim. Peserta harus mampu menyelaraskan langkah agar dapat bergerak bersama dan mencapai garis akhir dengan cepat.

Suasana di Lapangan UP45 pun semakin meriah ketika masing-masing kelompok mulai berlomba. Teriakan dukungan dan sorakan dari peserta maupun rekan-rekan yang menyaksikan menambah semangat selama perlombaan berlangsung.

Meski terlihat sederhana, permainan bakiak membutuhkan koordinasi yang baik. Setiap anggota tim harus mampu berkomunikasi dan menyesuaikan langkah satu sama lain. Ketika salah satu anggota tidak seirama, seluruh tim dapat kehilangan keseimbangan. Hal inilah yang membuat lomba bakiak tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga kemampuan membangun kerja sama.

Nilai tersebut sejalan dengan semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45. Di lingkungan perguruan tinggi, kolaborasi dan kerja sama merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana akademik dan organisasi yang harmonis.

Lestarikan Permainan Tradisional di Tengah Modernisasi

Pelaksanaan Lomba Bakiak juga menjadi bentuk perhatian UP45 terhadap keberadaan budaya tradisional. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat, berbagai permainan tradisional semakin jarang dimainkan dan berpotensi terlupakan.

Melalui kegiatan ini, UP45 berupaya menghadirkan kembali salah satu bentuk dolanan tradisional dalam suasana yang lebih modern dan melibatkan seluruh unsur civitas akademika.

Permainan bakiak sendiri mengandung berbagai nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain mengajarkan kerja sama, permainan ini juga menanamkan nilai kebersamaan, saling percaya, komunikasi, disiplin, serta kemampuan untuk mencapai tujuan secara bersama-sama.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin bermakna ketika diterapkan dalam lingkungan kampus. Civitas akademika dan tendik tidak hanya menjadi peserta dalam sebuah perlombaan, tetapi juga dapat menikmati momentum untuk berinteraksi dan membangun kedekatan di luar rutinitas akademik maupun pekerjaan.

Memperkuat Kebersamaan Keluarga Besar UP45

Kegiatan olahraga tradisional dalam rangka Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Universitas Proklamasi 45. Kegiatan bersama seperti ini memberikan kesempatan bagi seluruh unsur kampus untuk berkumpul, berinteraksi, dan menciptakan pengalaman positif bersama.

Semangat sportivitas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Setiap peserta didorong untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi kebersamaan dan kegembiraan. Menang atau kalah bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana seluruh peserta dapat menikmati proses dan membangun semangat kebersamaan.

Antusiasme civitas akademika dan tendik dalam mengikuti Lomba Bakiak menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga besar UP45.

Bagian dari Semarak Dies Natalis ke-62 UP45

Lomba Bakiak menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Dies Natalis ke-62 Universitas Proklamasi 45. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh unsur universitas, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perkembangan UP45, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun semangat baru.

Penyelenggaraan olahraga tradisional juga menunjukkan komitmen UP45 untuk tetap memberikan ruang bagi nilai-nilai budaya di tengah dinamika kehidupan kampus yang terus berkembang.

Ke depan, kegiatan-kegiatan yang mengangkat budaya dan permainan tradisional diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bagian dari tradisi positif di lingkungan Universitas Proklamasi 45.

Dengan semangat kebersamaan, sportivitas, dan pelestarian budaya, rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan tidak hanya memberikan kesan meriah, tetapi juga meninggalkan nilai dan pengalaman yang positif bagi seluruh keluarga besar Universitas Proklamasi 45.

Ganjar Pranowo Jadi Keynote Speaker di Kuliah Pakar FISIPOL UP45, Kupas Strategi Memimpin di Era Disrupsi

YOGYAKARTA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan menghadirkan tokoh nasional H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Proklamasi 45 ini diikuti oleh mahasiswa UP45.

Kuliah pakar mengangkat tema “LEADING IN THE ERA OF DISRUPTION: Kepemimpinan Adaptif, Visioner, dan Kolaboratif dalam Dinamika Global.” Kehadiran Ganjar Pranowo memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai tantangan kepemimpinan di tengah perubahan global yang berlangsung cepat dan penuh ketidakpastian.

Dalam pemaparannya, Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa, khususnya generasi muda, untuk memahami perubahan zaman sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi terhadap berbagai bentuk disrupsi. Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah “Memimpin di Era ‘Glitch’: Panduan Navigasi Disrupsi”, yang membahas bagaimana generasi muda dapat menghadapi dinamika dunia yang semakin kompleks.

Materi tersebut turut mengangkat “Panduan Gen Z Menavigasi Era BANI, Otokrasi Digital, dan Perlawanan Algoritma.” Mahasiswa diajak memahami fenomena BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible) serta perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola komunikasi, pengambilan keputusan, kehidupan sosial, hingga kepemimpinan.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, kemampuan untuk berpikir kritis menjadi salah satu hal penting yang ditekankan. Generasi muda tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami bagaimana algoritma bekerja, menyaring informasi, serta mengambil sikap secara bijak dalam menghadapi berbagai perubahan.

Melalui tema kepemimpinan adaptif, visioner, dan kolaboratif, kuliah pakar ini juga mendorong mahasiswa UP45 untuk melihat disrupsi bukan semata-mata sebagai ancaman, tetapi sebagai ruang untuk berinovasi dan menciptakan perubahan positif. Kepemimpinan di era ini membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi, memiliki visi ke depan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan mahasiswa yang mengikuti pemaparan dan diskusi bersama Ganjar Pranowo. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu kepemimpinan, perkembangan teknologi, dinamika global, dan tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan.

Melalui Kuliah Pakar FISIPOL ini, UP45 terus mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun kapasitas kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran Ganjar Pranowo menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual sekaligus memberikan inspirasi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang adaptif, visioner, dan kolaboratif.

Bangun Generasi Cerdas Digital, Magister Hukum UP45 Gelar Sosialisasi Literasi Siber di SMA GAMA Depok

Magister Hukum UP45 Gelar Sosialisasi Literasi Siber “Sekolah Binaan Literasi Siber” di SMA GAMA Depok Yogyakarta, Sekaligus Tanda Tangani MoA Kerja Sama

Yogyakarta, 7 Agustus 2026

YOGYAKARTA – Program Studi Magister Hukum Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Siber bertajuk “Sekolah Binaan Literasi Siber” pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di SMA GAMA Depok Yogyakarta. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) antara Program Magister Hukum UP45 dan SMA GAMA Depok Yogyakarta sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang cerdas, aman, dan beretika di ruang digital.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII SMA GAMA Depok Yogyakarta, yang antusias mengikuti rangkaian acara mulai dari sesi pembukaan, penandatanganan MoA, hingga sesi materi utama mengenai literasi siber.

Bertindak selaku narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Antonius Maria Laot Kian, S.S., M.Hum, yang membawakan materi bertajuk “Mengenali Kejahatan Siber & Etika Ruang Digital (UU ITE)”. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para siswa untuk lebih mengenali berbagai bentuk kejahatan siber yang marak terjadi di kalangan remaja, seperti penipuan daring, perundungan siber (cyberbullying), penyebaran konten negatif, hingga pencurian data pribadi. Beliau juga menekankan pentingnya memahami ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai landasan hukum dalam beraktivitas di ruang digital, serta pentingnya membangun etika dan kesadaran hukum sejak usia sekolah agar generasi muda dapat menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Kepala Sekolah SMA GAMA Depok Yogyakarta, Vivit Pramita Marta Lova, S.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menyambut baik kerja sama dengan Program Magister Hukum UP45 dan berharap program “Sekolah Binaan Literasi Siber” dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat pemahaman hukum dan etika bagi generasi muda di lingkungan sekolah.

Penandatanganan MoA antara Program Magister Hukum UP45 dan SMA GAMA Depok Yogyakarta menjadi tonggak awal kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan hukum dan literasi digital. Melalui kerja sama ini, SMA GAMA Depok Yogyakarta secara resmi ditetapkan sebagai salah satu sekolah binaan dalam program literasi siber yang digagas oleh Magister Hukum UP45, dengan agenda pendampingan dan edukasi yang akan berlangsung secara berkelanjutan.

Program Magister Hukum UP45 berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program literasi siber ke sekolah-sekolah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta upaya membangun kesadaran hukum digital sejak dini di kalangan pelajar.

Narahubung Media

Program Studi Magister Hukum

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

UP45 Terjunkan 10 Kelompok KKN Tahun 2026 di Kalurahan Patangpuluhan dan Bumijo

Yogyakarta, 3 Agustus 2026 – Universitas Proklamasi 45 (UP45) resmi menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 ke Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo pada Senin (3/8). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sebanyak 10 kelompok KKN diterjunkan pada tahun ini, yang terdiri atas 4 kelompok di Kalurahan Patangpuluhan dan 6 kelompok di Kalurahan Bumijo. Selama masa pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.

Acara penerjunan dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Proklamasi 45, Dr. Andriya Risdwiyanto, S.E., M.Si., C.Ed., bersama Dr. Aisyah Indah Irmaya, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Dr. Andriya secara simbolis menyerahkan mahasiswa KKN kepada pemerintah kalurahan dan masyarakat setempat. Beliau juga menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat diterima dengan baik serta memperoleh pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.

“Kami menitipkan mahasiswa Universitas Proklamasi 45 kepada Bapak/Ibu di Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar dari masyarakat, memahami berbagai persoalan di lapangan, serta membangun kolaborasi yang baik selama pelaksanaan KKN,” ujar Dr. Andriya.

Sementara itu, Dr. Aisyah Indah Irmaya, S.T., M.T. turut memberikan motivasi kepada mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta melaksanakan program kerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran mahasiswa KKN UP45 disambut hangat oleh Lurah Kalurahan Patangpuluhan dan Lurah Kalurahan Bumijo beserta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, pihak kalurahan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Proklamasi 45 untuk melaksanakan KKN di wilayah mereka. Mereka berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan, menjalin komunikasi yang baik dengan warga, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan penerjunan ini, Universitas Proklamasi 45 berharap pelaksanaan KKN Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui pengalaman belajar di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kepedulian sosial, mengasah kemampuan dalam memecahkan permasalahan di lapangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo.

Fakultas Hukum UP45 Sukses Gelar Pelatihan Paralegal Batch V Bersama DPC PERADI Wonosari

Yogyakarta, 24 Juli 2026– Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 (UP45) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang hukum melalui penyelenggaraan Pelatihan Paralegal Batch V yang bekerja sama dengan DPC PERADI Wonosari. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada 24–25 Juli 2026, dengan menghadirkan praktisi hukum berpengalaman sebagai narasumber.

Pelatihan dibuka dengan sambutan dari Ketua DPC PERADI Wonosari, H. Kokok Sudan Sugijarto, S.H., M.M. yang menyampaikan pentingnya peran paralegal dalam memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan paralegal menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung akses terhadap keadilan serta membantu masyarakat memahami hak-hak hukumnya.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Dr. Sigit Wibowo, S.H., M.Hum. selaku Dekan FH UP45 yang mengapresiasi terjalinnya kerja sama antara Fakultas Hukum UP45 dengan DPC PERADI Wonosari. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan ini mampu membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi dari Hj. Deanna Fitri Rosandhi, S.H. mengenai Konsultasi Hukum, yang membahas teknik memberikan konsultasi kepada masyarakat secara profesional, etis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Sesi berikutnya diisi oleh Ilham Agung Satrio, S.H., M.H. dengan materi Teknik Menyusun Kronologi. Dalam sesi ini, peserta dilatih menyusun kronologi peristiwa secara sistematis, runtut, dan objektif sebagai dasar dalam penanganan suatu perkara hukum.

Memasuki hari kedua, H. Kokok Sudan Sugijarto, S.H., M.M. kembali hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi mengenai Menyusun Surat Kuasa dan Menyusun Somasi. Peserta diajak memahami unsur-unsur penting dalam penyusunan dokumen hukum yang baik dan benar, sekaligus mempraktikkan penyusunannya berdasarkan studi kasus.

Pelatihan ditutup dengan penyampaian materi oleh Lucia Setyawahyuningtyas, S.H., M.Kn. mengenai Penyusunan Gugatan dan Mediasi. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta tentang tata cara penyusunan gugatan perdata serta pentingnya penyelesaian sengketa melalui mekanisme mediasi sebagai alternatif penyelesaian perkara.

Melalui Pelatihan Paralegal Batch V ini, Fakultas Hukum UP45 berharap para peserta tidak hanya memahami teori hukum, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dalam memberikan bantuan hukum nonlitigasi, menyusun berbagai dokumen hukum, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum di masyarakat.

Kerja sama yang telah terjalin antara Fakultas Hukum UP45 dan DPC PERADI Wonosari diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengembangan kompetensi, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan di dunia hukum.

Fakultas Teknik UP45 Jalin Kerja Sama dengan Universitas Negeri Malang melalui Penandatanganan MoU Tri Dharma Perguruan Tinggi

Malang, 21 Juli 2026 – Fakultas Teknik Universitas Proklamasi 45 (UP45) resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM) melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang dilaksanakan di Universitas Negeri Malang pada 21 Juli 2026. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Universitas Proklamasi 45 diwakili oleh Dr. Ir. Sugeng Riyono, M.Phil., selaku Dekan Fakultas Teknik, didampingi oleh Dr. Andriya Risdwiyanto, S.E., M.Si., C.Ed., selaku Wakil Rektor Universitas Proklamasi 45. Kehadiran keduanya menunjukkan komitmen UP45 dalam memperluas jejaring kerja sama akademik guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Melalui penandatanganan MoA ini, kedua belah pihak sepakat untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi, meliputi penyelenggaraan pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan narasumber, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan maupun masyarakat luas.

Dr. Ir. Sugeng Riyono, M.Phil. menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Sinergi antara Fakultas Teknik UP45 dan Universitas Negeri Malang diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu akademik, memperkuat budaya riset, serta membuka lebih banyak peluang bagi dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu, Dr. Andriya Risdwiyanto, S.E., M.Si., C.Ed. menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Proklamasi 45 dalam memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi. Melalui kerja sama yang terjalin, diharapkan akan lahir berbagai program inovatif yang memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penandatanganan MoA ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi pelaksanaan berbagai program kerja sama di masa mendatang, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Fakultas Teknik Universitas Proklamasi 45 dan Universitas Negeri Malang dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berkualitas dan berkelanjutan.

HMTP Care Gelar Donor Darah Bersama PMI, Wujudkan Kepedulian Mahasiswa terhadap Sesama

Yogyakarta, 9 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan (HMTP) Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan kegiatan HMTP Care berupa aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) pada Kamis, 9 Juli 2026, bertempat di Auditorium UP45. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta civitas akademika UP45 sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan stok darah.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kemanusiaan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah secara rutin, serta mengajak sivitas akademika untuk berpartisipasi dalam aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sejak pagi hari, peserta mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian proses donor darah. Sebelum mendonorkan darah, setiap peserta menjalani tahapan pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, pengecekan tekanan darah dan kadar hemoglobin (Hb), kemudian dilanjutkan dengan proses donor darah yang didampingi oleh tenaga medis dari PMI. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan sesuai dengan prosedur kesehatan yang berlaku.

Ketua panitia HMTP Care menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja HMTP yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan donor darah ini, HMTP ingin menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran mahasiswa dan civitas akademika UP45 yang dengan sukarela mengikuti kegiatan ini. Meskipun tidak semua peserta memenuhi syarat medis untuk mendonorkan darah, semangat untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tetap menjadi nilai penting yang tercermin selama kegiatan berlangsung.

Melalui HMTP Care, Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan UP45 berharap kegiatan donor darah dapat menjadi agenda rutin yang mampu mempererat rasa solidaritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat sinergi antara organisasi mahasiswa, Universitas Proklamasi 45, dan PMI dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

UP45 Selenggarakan Pembekalan KKN Bertema Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Permukiman Perkotaan Berbasis Ekosistem dan Pemberdayaan

Yogyakarta, 8 Juli 2026 – Universitas Proklamasi 45 (UP45) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa peserta KKN Tahun 2026 pada Selasa, 8 Juli 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bekal bagi mahasiswa sebelum melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Bumijo dan Kelurahan Patangpuluhan, Kota Yogyakarta.

Pembekalan KKN tahun ini mengusung tema “Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Permukiman Perkotaan Berbasis Ekosistem dan Pemberdayaan”. Tema tersebut dipilih untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan permukiman yang berkelanjutan dengan mengedepankan keseimbangan ekosistem serta pemberdayaan masyarakat sebagai mitra utama dalam pembangunan.

Kegiatan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan perencanaan pembangunan, yaitu Andriya Risdwiyanto, Ayu Gigih Rizqia, Amin Al Adib, serta narasumber dari Bappeda Kota Yogyakarta. Dalam paparannya, para pemateri menyampaikan berbagai materi mengenai konsep pembangunan berbasis ekosistem, strategi penataan lingkungan permukiman perkotaan, pendekatan pemberdayaan masyarakat, serta arah kebijakan pembangunan Kota Yogyakarta yang dapat menjadi acuan dalam penyusunan program kerja mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

Selain memperoleh pembekalan secara akademis, mahasiswa juga diberikan gambaran mengenai kondisi sosial dan lingkungan di wilayah sasaran KKN, yaitu Kelurahan Bumijo dan Kelurahan Patangpuluhan. Kedua wilayah tersebut memiliki karakteristik permukiman perkotaan yang membutuhkan pendekatan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan, sehingga mahasiswa diharapkan mampu menyusun program kerja yang inovatif, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan pembekalan ini, UP45 berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga membangun kerja sama yang baik dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Program KKN diharapkan menjadi media pembelajaran sekaligus pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penataan dan pengelolaan lingkungan permukiman perkotaan yang berkelanjutan.

Dengan pembekalan yang komprehensif, mahasiswa peserta KKN UP45 Tahun 2026 diharapkan siap menjalankan program pengabdian di Kelurahan Bumijo dan Kelurahan Patangpuluhan secara profesional, adaptif, serta mampu memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, berdaya, dan berkelanjutan.

Seminar Nasional Magister Hukum UP45 Bahas Strategi Hukum Nasional di Era Siber dan Transisi Energi

Yogyakarta – Program Studi Magister Hukum Sekolah Pascasarjana Universitas Proklamasi 45 sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Keamanan, Kedaulatan, dan Ketahanan: Membingkai Ulang Strategi Hukum Nasional di Era Masyarakat Siber dan Energi Terbarukan” secara hybrid pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Platinum Yogyakarta serta diikuti peserta secara daring melalui Zoom Meeting dan siaran langsung YouTube.

Seminar nasional ini menjadi forum akademik yang mempertemukan para akademisi, praktisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk mendiskusikan tantangan sekaligus strategi pembaruan hukum nasional dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital dan transisi menuju energi terbarukan. Melalui diskusi ilmiah, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan gagasan dan rekomendasi yang relevan bagi pembangunan sistem hukum Indonesia yang adaptif, responsif, dan berkelanjutan.

Pada sesi pertama, Dr. Gugun El Guyanie, S.H., LL.M. memaparkan materi berjudul “Politik Hukum Tata Pemerintahan di Era Disrupsi”. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya transformasi tata kelola pemerintahan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), serta dinamika global. Pemerintah dituntut membangun sistem pemerintahan yang lebih adaptif, transparan, berbasis data, dan agile melalui penyederhanaan regulasi, perlindungan hak digital, serta penguatan kebijakan berbasis bukti. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah kesenjangan antara pesatnya perkembangan teknologi dengan kecepatan pembentukan regulasi, sehingga diperlukan politik hukum yang lebih responsif terhadap era disrupsi.

Materi kedua disampaikan oleh Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si. dengan tema “Keamanan Siber sebagai Pilar Ketahanan Nasional”. Beliau menjelaskan bahwa keamanan siber telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pertahanan dan ketahanan nasional di tengah transformasi digital yang semakin masif. Ancaman siber yang terus berkembang menuntut penguatan tata kelola keamanan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keamanan siber, perlindungan data, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi baru, termasuk implementasi algoritma enkripsi pasca-kuantum. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia industri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem ketahanan siber nasional yang kuat.

Sementara itu, pada sesi ketiga, Benny D. Setianto menyampaikan materi bertajuk “Rekonstruksi Hukum Menuju Kedaulatan Energi dalam Transisi Hijau”. Beliau menguraikan bahwa upaya transisi menuju energi terbarukan masih menghadapi berbagai tantangan berupa fragmentasi regulasi, tumpang tindih kewenangan, serta disharmoni kebijakan di sektor energi. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi hukum energi nasional yang mampu mengintegrasikan regulasi energi, ketenagalistrikan, dan pertambangan dalam satu kerangka hukum yang mendukung terciptanya kedaulatan energi, keberlanjutan lingkungan, serta pencapaian target Net Zero Emission. Beberapa rekomendasi yang disampaikan meliputi harmonisasi regulasi, pembentukan lembaga regulator yang lebih terintegrasi, serta penguatan prinsip kedaulatan energi dalam sistem hukum nasional.

Melalui seminar nasional ini, Program Studi Magister Hukum Sekolah Pascasarjana Universitas Proklamasi 45 menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang akademik yang mendorong lahirnya pemikiran kritis, kolaborasi multidisiplin, dan rekomendasi kebijakan yang mampu menjawab tantangan perkembangan hukum di era digital dan transisi energi.

Program Studi Magister Hukum Sekolah Pascasarjana Universitas Proklamasi 45 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh narasumber, peserta, panitia, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Seminar Nasional ini. Semoga forum ilmiah ini terus menjadi wadah kolaborasi yang menghasilkan gagasan, solusi, dan rekomendasi strategis bagi pengembangan hukum Indonesia yang lebih adaptif, responsif, dan berkelanjutan.