Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026: Inovasi dan Digitalisasi untuk Memperkuat Ketahanan Energi di Era Disrupsi Global

Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Dies Natalis Universitas Proklamasi 45 (UP45) ke-62, Program Studi Teknik Perminyakan UP45 menyelenggarakan Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan SKK Migas dan 12 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia.

Seminar nasional tersebut mengangkat tema “Inovasi dan Digitalisasi Industri Migas: Kunci Efisiensi dan Ketahanan Energi di Era Disrupsi Global.” Tema ini menjadi relevan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika industri energi global yang menuntut sektor minyak dan gas bumi untuk terus beradaptasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat ketahanan energi nasional.

Kegiatan menghadirkan Ir. A. Luky Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., M.Spec., Ph.D., Sekretaris SKK Migas, sebagai keynote speaker. Kehadiran perwakilan SKK Migas memberikan perspektif strategis mengenai perkembangan industri hulu migas Indonesia serta pentingnya inovasi dan transformasi digital dalam menghadapi tantangan industri energi di masa depan.

Selain keynote speaker, seminar juga menghadirkan sejumlah praktisi industri migas, yakni Andri Kristianto, Community Investment Manager Prime Natuna EP, serta Widi Santuso, Vice President Commercial Supply Chain and Government Relation. Diskusi dipandu oleh Sari Wulandari Hapsari, S.T., M.Sc., yang bertindak sebagai moderator.

Melalui seminar ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan terkini industri hulu migas, khususnya terkait penerapan inovasi, teknologi digital, efisiensi operasional, serta strategi menghadapi berbagai disrupsi yang terjadi di sektor energi.

Penyelenggaraan seminar juga menjadi bentuk komitmen Program Studi Teknik Perminyakan UP45 dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan industri. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di sektor hulu migas diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang relevan bagi mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di industri energi.

Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026 mendapatkan dukungan dari 12 KKKS, yaitu EMP Bentu, Prime Natuna EP, APG West Kampar Indonesia, INPEX Masela Indonesia, BP Berau Ltd., Star Energy Kakap Ltd., Medco EP Natuna, Texcal Mahato E&P Natuna, PT Prima Energy Bawean, Genting Oil Kasuri Pte. Ltd., KUFPEC, dan SPR Langgak.

Dukungan dan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan seminar sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri hulu migas.

Melalui kegiatan ini, UP45 berharap tercipta ruang diskusi dan pertukaran pengetahuan yang konstruktif antara akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan praktisi industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dalam mendukung industri migas yang semakin efisien, adaptif, berkelanjutan, dan mampu berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional di tengah tantangan global.

Program Studi Teknik Perminyakan UP45 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas, seluruh KKKS pendukung, para narasumber, moderator, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap terselenggaranya Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *