Yogyakarta, 31 Agustus 2026 – Fakultas Teknik Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan kegiatan Yudisium Fakultas Teknik pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Ruang Auditorium Universitas Proklamasi 45. Kegiatan ini diikuti oleh 85 mahasiswa dari lima program studi di Fakultas Teknik.
Sebanyak 85 mahasiswa yang mengikuti yudisium terdiri atas Program Studi Teknik Mesin sebanyak 26 mahasiswa, Teknik Perminyakan 32 mahasiswa, Teknik Lingkungan 8 mahasiswa, Teknik Industri 8 mahasiswa, dan Teknologi Informasi 11 mahasiswa.
Kegiatan yudisium diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UP45. Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Wirawan Widya Mandala, S.T., M.T.
Agenda utama yudisium berupa pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium dan sambutan Dekan Fakultas Teknik UP45, Dr. Ir. Sugeng Riyono, M.Phil. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan serta berpesan agar ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UP45 dapat diterapkan secara profesional di dunia kerja maupun di tengah masyarakat.
Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL) kepada para mahasiswa oleh masing-masing Ketua Program Studi. Penyerahan dilakukan oleh:
Teknik Mesin: Sumpena, S.T., M.Eng.
Teknik Perminyakan: Lia Yunita, S.T., M.Pd., M.T.
Teknik Lingkungan: M. Noviansyah Aridito, S.Pd., M.Sc.
Teknik Industri: Enda Apriani, S.T., M.Eng.
Teknologi Informasi: Sapriani Gustina, S.Kom., M.Kom.
Selain penyerahan SKL, Fakultas Teknik juga memberikan sertifikat kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik selama menempuh pendidikan di UP45. Lulusan terbaik tersebut yaitu:
Teknik Mesin: Rizal Dwi Kusuma
Teknik Perminyakan: Sukmawati
Teknik Lingkungan: Reza Octaria Prabunda
Teknik Industri: Eka Prasetya
Teknologi Informasi: Hanung Anandito Hidayah Purwanis
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, Hanung Anandito Hidayah Purwanis, yang menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui bersama.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan dosen, Hari Setiadi, S.T., M.T., dari Program Studi Teknik Mesin. Dalam kesempatan tersebut, dosen memberikan pesan dan motivasi kepada para lulusan agar terus mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia industri dan teknologi.
Kegiatan yudisium Fakultas Teknik UP45 ditutup dengan sesi foto bersama. Momentum ini menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus menandai langkah baru bagi 85 lulusan untuk melanjutkan kiprah dan berkontribusi di dunia profesional maupun masyarakat.
Melalui kegiatan yudisium ini, Fakultas Teknik UP45 berharap para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama menjadi bagian dari Universitas Proklamasi 45 untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-31-at-14.59.33.jpeg5851040markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-31 08:06:592026-08-31 08:07:02Fakultas Teknik UP45 Gelar Yudisium, 85 Mahasiswa Resmi Dinyatakan Lulus
Yogyakarta, 28 Agustus 2026 — Universitas Proklamasi 45 (UP45) melalui Program Studi Teknik Mesin menyelenggarakan Seminar Inovasi Teknologi dan Kekayaan Intelektual pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Proklamasi 45 ini mengangkat tema “Dari Ide Menjadi Inovasi: Mengenal dan Melindungi Hasil Karya Melalui Paten.”
Seminar ini menjadi salah satu bentuk upaya UP45 dalam meningkatkan wawasan dan kesadaran sivitas akademika mengenai pentingnya kekayaan intelektual di tengah perkembangan teknologi dan inovasi yang semakin pesat. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diperkenalkan pada konsep kekayaan intelektual, tetapi juga diajak memahami pentingnya memberikan perlindungan hukum terhadap hasil karya yang lahir dari ide, penelitian, maupun pengembangan teknologi.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini mendorong lahirnya berbagai gagasan kreatif dan inovatif. Lingkungan perguruan tinggi menjadi salah satu ruang penting dalam menghasilkan berbagai karya tersebut, baik melalui kegiatan pembelajaran, penelitian, maupun pengembangan teknologi. Namun, sebuah inovasi tidak cukup hanya menghasilkan manfaat, melainkan juga perlu dipahami bagaimana cara menjaga dan melindungi karya tersebut agar dapat memiliki nilai serta kepastian hukum.
Berangkat dari hal tersebut, Seminar Inovasi Teknologi dan Kekayaan Intelektual diselenggarakan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa, dosen, dan peserta mengenai kekayaan intelektual, khususnya mengenai paten. Peserta memperoleh kesempatan untuk mengetahui lebih jauh bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi suatu inovasi serta bagaimana hasil inovasi tersebut dapat memperoleh perlindungan melalui sistem kekayaan intelektual.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari Kanwil Kemenkum DIY yang memiliki kompetensi di bidang kekayaan intelektual dan pemerintahan. Narasumber pertama adalah Sri Wulan Prihatin, S.T., M.H., selaku Analis Kekayaan Intelektual Ahli Madya Kanwil Kemenkum DIY.
Sri Wulan Prihatin memberikan pemaparan mengenai kekayaan intelektual serta pentingnya perlindungan terhadap karya dan inovasi. Materi yang diberikan menjadi bekal bagi peserta untuk mengenali berbagai bentuk hasil karya yang memiliki potensi untuk mendapatkan perlindungan kekayaan intelektual. Pembahasan mengenai paten juga menjadi bagian penting dalam seminar, mengingat paten memiliki peran dalam memberikan perlindungan terhadap inovasi teknologi yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Selain itu, seminar juga menghadirkan Vedi Winoto, S.Si., selaku Penata Kelola Pemerintahan Kanwil Kemenkum DIY. Kehadiran narasumber kedua memberikan perspektif tambahan bagi peserta mengenai aspek pemerintahan dan pengelolaan yang berkaitan dengan kekayaan intelektual. Dengan adanya dua narasumber dari latar belakang yang saling melengkapi, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya mengenal, mengelola, serta melindungi hasil karya dan inovasi.
Kegiatan seminar dipandu oleh Eduardus Galih P., S.T., M.Eng., Dosen Teknik Mesin UP45, sebagai moderator. Moderator berperan dalam mengarahkan jalannya kegiatan sehingga penyampaian materi dapat berlangsung dengan baik dan peserta memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para narasumber.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan menjadi semakin menarik melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta mendiskusikan berbagai hal yang berkaitan dengan inovasi teknologi dan perlindungan kekayaan intelektual. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan karena memberikan ruang bagi peserta untuk menghubungkan materi seminar dengan ide maupun karya yang mereka kembangkan.
Bagi mahasiswa, pemahaman mengenai kekayaan intelektual menjadi bekal penting dalam proses pengembangan kemampuan akademik dan profesional. Berbagai tugas, penelitian, proyek teknologi, hingga karya inovatif yang dihasilkan selama masa perkuliahan dapat menjadi awal dari lahirnya inovasi yang memiliki manfaat lebih luas. Oleh karena itu, pemahaman mengenai perlindungan karya perlu ditanamkan sejak dini agar mahasiswa memiliki kesadaran untuk menghargai dan melindungi hasil kreativitas serta inovasinya.
Sementara bagi dosen dan peneliti, pemahaman mengenai kekayaan intelektual juga memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan penelitian dan pengembangan teknologi. Hasil penelitian yang memiliki unsur kebaruan dan potensi penerapan dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga tidak hanya menjadi hasil akademik, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.
Melalui tema “Dari Ide Menjadi Inovasi”, seminar ini menekankan bahwa sebuah inovasi pada dasarnya berawal dari sebuah gagasan. Namun, perjalanan dari gagasan menjadi inovasi yang bernilai membutuhkan proses pengembangan, penelitian, kreativitas, serta pemahaman mengenai aspek perlindungan hukum. Paten menjadi salah satu instrumen penting yang perlu dikenali oleh para inovator ketika menghasilkan suatu invensi yang memenuhi ketentuan untuk memperoleh perlindungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi UP45 untuk terus mendorong terciptanya ekosistem akademik yang mendukung kreativitas, inovasi, dan pengembangan teknologi. Perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam memberikan pendidikan kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi tempat berkembangnya gagasan dan karya yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Selain memperoleh pengetahuan, peserta seminar juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung kegiatan, di antaranya e-sertifikat, file materi, seminar kit, snack, serta kesempatan untuk membangun networking dengan peserta maupun narasumber. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi peserta selama mengikuti kegiatan. Penyelenggaraan seminar ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara lingkungan akademik UP45 dengan pihak yang memiliki kompetensi di bidang kekayaan intelektual. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan literasi kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi.
Dengan adanya kegiatan ini, UP45 berharap sivitas akademika semakin memahami bahwa inovasi tidak berhenti pada proses menciptakan sebuah karya. Setiap ide yang dikembangkan menjadi sebuah inovasi juga perlu mendapatkan perhatian dari sisi perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatannya. Kesadaran tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa dan dosen untuk semakin berani menghasilkan karya-karya baru yang inovatif dan memiliki manfaat nyata. Ke depan, pemahaman mengenai kekayaan intelektual diharapkan dapat semakin memperkuat budaya inovasi di lingkungan Universitas Proklamasi 45. Sivitas akademika diharapkan mampu mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki menjadi karya yang tidak hanya bermanfaat bagi kebutuhan akademik, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat, dunia industri, serta perkembangan teknologi.
Seminar Inovasi Teknologi dan Kekayaan Intelektual menjadi pengingat bahwa ide yang baik memiliki potensi untuk berkembang menjadi inovasi yang bernilai apabila didukung oleh pengetahuan, proses pengembangan, dan perlindungan yang tepat. Melalui kegiatan semacam ini, UP45 terus berupaya membangun semangat berkarya dan berinovasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya melindungi hasil karya sebagai bagian dari kekayaan intelektual. Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semakin banyak inovasi yang lahir dari lingkungan Universitas Proklamasi 45 dan dapat dikembangkan menjadi karya yang memberikan dampak positif serta berkelanjutan. Semangat menciptakan, mengembangkan, dan melindungi karya diharapkan menjadi bagian dari perjalanan UP45 dalam mendukung kemajuan inovasi dan teknologi di Indonesia.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-28-at-14.34.11.jpeg9601280markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-28 07:40:362026-08-28 07:40:41UP45 Gelar Seminar Inovasi Teknologi dan Kekayaan Intelektual, Dorong Sivitas Akademika Lindungi Hasil Karya Melalui Paten
Program Studi Hukum Universitas Proklamasi 45 menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Repositori Data RIN pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lab. Komputer 1 Universitas Proklamasi 45, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan BIMTEK menghadirkan Retno Asihanti Setiorini, M.Hum. dan Wagiyah, M.Sc. sebagai pembicara dari Badan Riset dan Inovasi Nasional. Keduanya memberikan bimbingan teknis terkait pengelolaan repositori data RIN sebagai bagian dari penguatan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan data di lingkungan perguruan tinggi.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat mendukung sivitas akademika dalam memahami proses pengelolaan repositori data secara lebih baik, sekaligus mendorong tertibnya pengelolaan dan pemanfaatan data untuk mendukung kebutuhan akademik dan kelembagaan.
Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Program Studi Hukum sebagai bagian dari pelaksanaan acara. Galang Adhiyaksa T dan Claudia Peretoka bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan BIMTEK ini, Program Studi Hukum Universitas Proklamasi 45 terus berupaya menghadirkan kegiatan yang mendukung peningkatan kompetensi dan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan data di lingkungan akademik.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-15.46.30.jpeg9601280markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-27 08:55:312026-08-27 08:55:49Program Studi Hukum UP45 Gelar BIMTEK Pengelolaan Repositori Data RIN
Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dan Dies Natalis Universitas Proklamasi 45 (UP45) ke-62, Program Studi Teknik Perminyakan UP45 menyelenggarakan Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama dengan SKK Migas dan 12 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Indonesia.
Seminar nasional tersebut mengangkat tema “Inovasi dan Digitalisasi Industri Migas: Kunci Efisiensi dan Ketahanan Energi di Era Disrupsi Global.” Tema ini menjadi relevan di tengah perkembangan teknologi dan dinamika industri energi global yang menuntut sektor minyak dan gas bumi untuk terus beradaptasi, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat ketahanan energi nasional.
Kegiatan menghadirkan Ir. A. Luky Yusgiantoro, B.Sc., M.Sc., M.Spec., Ph.D., Sekretaris SKK Migas, sebagai keynote speaker. Kehadiran perwakilan SKK Migas memberikan perspektif strategis mengenai perkembangan industri hulu migas Indonesia serta pentingnya inovasi dan transformasi digital dalam menghadapi tantangan industri energi di masa depan.
Selain keynote speaker, seminar juga menghadirkan sejumlah praktisi industri migas, yakni Andri Kristianto, Community Investment Manager Prime Natuna EP, serta Widi Santuso, Vice President Commercial Supply Chain and Government Relation. Diskusi dipandu oleh Sari Wulandari Hapsari, S.T., M.Sc., yang bertindak sebagai moderator.
Melalui seminar ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan terkini industri hulu migas, khususnya terkait penerapan inovasi, teknologi digital, efisiensi operasional, serta strategi menghadapi berbagai disrupsi yang terjadi di sektor energi.
Penyelenggaraan seminar juga menjadi bentuk komitmen Program Studi Teknik Perminyakan UP45 dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan tinggi dan industri. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di sektor hulu migas diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang relevan bagi mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di industri energi.
Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026 mendapatkan dukungan dari 12 KKKS, yaitu EMP Bentu, Prime Natuna EP, APG West Kampar Indonesia, INPEX Masela Indonesia, BP Berau Ltd., Star Energy Kakap Ltd., Medco EP Natuna, Texcal Mahato E&P Natuna, PT Prima Energy Bawean, Genting Oil Kasuri Pte. Ltd., KUFPEC, dan SPR Langgak.
Dukungan dan kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan seminar sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri hulu migas.
Melalui kegiatan ini, UP45 berharap tercipta ruang diskusi dan pertukaran pengetahuan yang konstruktif antara akademisi, mahasiswa, pemerintah, dan praktisi industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan inovatif dalam mendukung industri migas yang semakin efisien, adaptif, berkelanjutan, dan mampu berkontribusi terhadap ketahanan energi nasional di tengah tantangan global.
Program Studi Teknik Perminyakan UP45 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SKK Migas, seluruh KKKS pendukung, para narasumber, moderator, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan apresiasi terhadap terselenggaranya Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC02389-scaled.jpg17072560markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-23 08:27:272026-08-23 08:28:04Seminar Nasional Industri Hulu Migas 2026: Inovasi dan Digitalisasi untuk Memperkuat Ketahanan Energi di Era Disrupsi Global
Meningkatkan Literasi dan Pemahaman Pengelolaan Data Riset di Lingkungan Akademik
Yogyakarta, 20 Agustus 2026 — Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan Webinar Sosialisasi Penggunaan RIN (Repositori Ilmiah Nasional) pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen Universitas Proklamasi 45. Webinar tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai pemanfaatan sumber daya ilmiah dan pengelolaan data riset. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan wawasan mengenai Repositori Ilmiah Nasional (RIN), mulai dari pengenalan fungsi repositori hingga tata kelola data riset yang dapat mendukung kegiatan akademik dan penelitian. Dalam pelaksanaannya, Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai pihak yang memberikan materi dalam kegiatan webinar. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan, penyimpanan, dan pemanfaatan hasil riset secara terstruktur.
Kegiatan webinar diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Andriya Risdwiyanto, S.E., M.Si. Sambutan berikutnya dari Ketua BRIN yang diwakilkan oleh Rahmadani Ningsih Maha, M.Hum. Setelah sesi sambutan kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh para pembicara. Peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan mengenai pemanfaatan repositori ilmiah dalam mendukung kebutuhan akademik.
Pada sesi pertama, Retno Asihanti Setiorini, M. Hum. menyampaikan materi dengan topik “Pengenalan RIN”. Materi ini memberikan pengantar kepada peserta mengenai Repositori Ilmiah Nasional serta perannya sebagai salah satu sarana dalam mendukung akses dan pemanfaatan informasi ilmiah. Peserta diperkenalkan pada keberadaan repositori sebagai bagian dari ekosistem informasi penelitian yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan akademik. Melalui sesi pengenalan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mengetahui keberadaan RIN, tetapi juga memahami manfaatnya dalam menunjang proses pencarian dan pemanfaatan informasi ilmiah. Pengetahuan tersebut menjadi penting bagi mahasiswa dan dosen, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran, penyusunan karya ilmiah, serta kegiatan penelitian.
Selanjutnya, pembicara kedua Wagiyah, M.Sc. menyampaikan materi mengenai “Tata Kelola Data Riset melalui Repositori Ilmiah Nasional”. Materi ini membahas pentingnya pengelolaan data riset secara baik dan sistematis. Data penelitian merupakan bagian penting dari proses ilmiah sehingga diperlukan tata kelola yang tepat agar data dapat dikelola, disimpan, dan dimanfaatkan secara optimal sesuai dengan kebutuhan akademik. Pembahasan mengenai tata kelola data riset juga memberikan gambaran kepada peserta mengenai pentingnya dokumentasi dan pengelolaan hasil penelitian. Dengan adanya repositori ilmiah, hasil riset dan informasi pendukungnya dapat dikelola secara lebih terstruktur sehingga berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan dosen UP45 untuk meningkatkan literasi digital dan literasi riset. Pemahaman mengenai repositori ilmiah diharapkan dapat mendorong sivitas akademika untuk lebih aktif memanfaatkan sumber-sumber ilmiah yang tersedia serta mendukung terciptanya kegiatan penelitian yang lebih terarah dan terdokumentasi. Selain memberikan pengetahuan teknis dan konseptual mengenai RIN, webinar ini juga menjadi bagian dari penguatan budaya akademik di lingkungan Universitas Proklamasi 45. Pemanfaatan sumber informasi ilmiah secara tepat merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung kualitas pembelajaran dan penelitian di perguruan tinggi.Melalui kegiatan Webinar Sosialisasi Penggunaan RIN ini, Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 berharap seluruh peserta dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan akademik masingmasing.
Mahasiswa diharapkan semakin terbiasa menggunakan sumber ilmiah yang relevan, sementara dosen dapat terus mengembangkan serta mengelola hasil riset secara lebih sistematis. Kegiatan webinar berlangsung sebagai bentuk komitmen Fakultas Hukum Universitas Proklamasi 45 dalam mendukung peningkatan kualitas akademik dan penelitian.
Kerja sama dengan BRIN juga diharapkan dapat terus membuka ruang bagi pengembangan wawasan dan kompetensi sivitas akademika dalam menghadapi kebutuhan riset dan pengelolaan informasi ilmiah di era digital. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan pemahaman mahasiswa dan dosen terhadap Repositori Ilmiah Nasional semakin meningkat. Webinar ini sekaligus menjadi langkah positif dalam mendorong pemanfaatan teknologi dan sumber daya ilmiah untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan Universitas Proklamasi 45.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/Screenshot-2026-08-20-115217-4.png10801920markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-20 06:39:022026-08-20 06:44:09PRODI HUKUM UP45 GELAR WEBINAR SOSIALISASI PENGGUNAAN REPOSITORI ILMIAH NASIONAL (RIN)
YOGYAKARTA – Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Universitas Proklamasi 45 dan diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta sejumlah mahasiswa UP45.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian upacara sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme di lingkungan perguruan tinggi.
Rangkaian upacara diawali dengan persiapan peserta dan memasuki lapangan upacara, dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih. Seluruh peserta berdiri dengan sikap sempurna dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh semangat.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi civitas akademika UP45 untuk terus memaknai kemerdekaan melalui semangat belajar, bekerja, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Semangat kemerdekaan juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dan prestasinya.
Keterlibatan dosen, tendik, dan mahasiswa dalam upacara ini menunjukkan komitmen bersama civitas akademika UP45 dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan memperkuat rasa persatuan di lingkungan kampus.
Melalui peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, UP45 mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat dengan berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan Indonesia.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/DSC02124-scaled.jpg17072560markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-18 02:00:402026-08-18 02:00:42UP45 Gelar Upacara Pengibaran Bendera Peringati HUT ke-81 Kemerdekaan RI
YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62, Universitas Proklamasi 45 (UP45) kembali menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga besar universitas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Bakiak, sebuah olahraga tradisional yang dilaksanakan di Lapangan Universitas Proklamasi 45 dengan melibatkan civitas akademika dan tenaga kependidikan (tendik) UP45.
Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi UP45 dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Sleman. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan permainan rakyat serta olahraga tradisional Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Lomba Bakiak tidak hanya menjadi kegiatan hiburan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-62 UP45, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan, serta mengenalkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional kepada civitas akademika.
Dibuka Rektor dan Ketua Yayasan
Rangkaian kegiatan Lomba Bakiak dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Proklamasi 45 bersama Ketua Yayasan. Kehadiran pimpinan universitas dan yayasan turut memberikan semangat kepada para peserta yang telah bersiap mengikuti perlombaan.
Dalam sambutannya, pimpinan UP45 menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga tradisional tersebut. Lomba bakiak dinilai menjadi kegiatan yang menarik karena mampu menghadirkan kembali permainan tradisional di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki arti penting karena tidak hanya memberikan ruang bagi civitas akademika untuk berolahraga dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya dolanan tradisional.
Pesan tersebut menjadi salah satu semangat dalam pelaksanaan kegiatan. Permainan tradisional yang dahulu banyak dimainkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak, kini semakin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menghadirkan kembali permainan tradisional dalam kegiatan kampus menjadi salah satu cara untuk menjaga agar nilai-nilai budaya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.
Adu Kekompakan dan Kerja Sama
Setelah kegiatan dibuka, para peserta mulai mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Lomba bakiak dilakukan secara berkelompok dengan mengandalkan kekompakan setiap anggota tim. Peserta harus mampu menyelaraskan langkah agar dapat bergerak bersama dan mencapai garis akhir dengan cepat.
Suasana di Lapangan UP45 pun semakin meriah ketika masing-masing kelompok mulai berlomba. Teriakan dukungan dan sorakan dari peserta maupun rekan-rekan yang menyaksikan menambah semangat selama perlombaan berlangsung.
Meski terlihat sederhana, permainan bakiak membutuhkan koordinasi yang baik. Setiap anggota tim harus mampu berkomunikasi dan menyesuaikan langkah satu sama lain. Ketika salah satu anggota tidak seirama, seluruh tim dapat kehilangan keseimbangan. Hal inilah yang membuat lomba bakiak tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga kemampuan membangun kerja sama.
Nilai tersebut sejalan dengan semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45. Di lingkungan perguruan tinggi, kolaborasi dan kerja sama merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana akademik dan organisasi yang harmonis.
Lestarikan Permainan Tradisional di Tengah Modernisasi
Pelaksanaan Lomba Bakiak juga menjadi bentuk perhatian UP45 terhadap keberadaan budaya tradisional. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat, berbagai permainan tradisional semakin jarang dimainkan dan berpotensi terlupakan.
Melalui kegiatan ini, UP45 berupaya menghadirkan kembali salah satu bentuk dolanan tradisional dalam suasana yang lebih modern dan melibatkan seluruh unsur civitas akademika.
Permainan bakiak sendiri mengandung berbagai nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain mengajarkan kerja sama, permainan ini juga menanamkan nilai kebersamaan, saling percaya, komunikasi, disiplin, serta kemampuan untuk mencapai tujuan secara bersama-sama.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin bermakna ketika diterapkan dalam lingkungan kampus. Civitas akademika dan tendik tidak hanya menjadi peserta dalam sebuah perlombaan, tetapi juga dapat menikmati momentum untuk berinteraksi dan membangun kedekatan di luar rutinitas akademik maupun pekerjaan.
Memperkuat Kebersamaan Keluarga Besar UP45
Kegiatan olahraga tradisional dalam rangka Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Universitas Proklamasi 45. Kegiatan bersama seperti ini memberikan kesempatan bagi seluruh unsur kampus untuk berkumpul, berinteraksi, dan menciptakan pengalaman positif bersama.
Semangat sportivitas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Setiap peserta didorong untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi kebersamaan dan kegembiraan. Menang atau kalah bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana seluruh peserta dapat menikmati proses dan membangun semangat kebersamaan.
Antusiasme civitas akademika dan tendik dalam mengikuti Lomba Bakiak menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga besar UP45.
Bagian dari Semarak Dies Natalis ke-62 UP45
Lomba Bakiak menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Dies Natalis ke-62 Universitas Proklamasi 45. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh unsur universitas, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perkembangan UP45, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun semangat baru.
Penyelenggaraan olahraga tradisional juga menunjukkan komitmen UP45 untuk tetap memberikan ruang bagi nilai-nilai budaya di tengah dinamika kehidupan kampus yang terus berkembang.
Ke depan, kegiatan-kegiatan yang mengangkat budaya dan permainan tradisional diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bagian dari tradisi positif di lingkungan Universitas Proklamasi 45.
Dengan semangat kebersamaan, sportivitas, dan pelestarian budaya, rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan tidak hanya memberikan kesan meriah, tetapi juga meninggalkan nilai dan pengalaman yang positif bagi seluruh keluarga besar Universitas Proklamasi 45.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-13-at-12.57.51-1.jpeg16001200markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-13 06:03:422026-08-13 06:11:03Semarak Dies Natalis ke-62 UP45, Lomba Bakiak Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Lestarikan Dolanan Tradisional
YOGYAKARTA – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Proklamasi 45 (UP45) menyelenggarakan Kuliah Pakar dengan menghadirkan tokoh nasional H. Ganjar Pranowo, S.H., M.I.P. sebagai narasumber. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Universitas Proklamasi 45 ini diikuti oleh mahasiswa UP45.
Kuliah pakar mengangkat tema “LEADING IN THE ERA OF DISRUPTION: Kepemimpinan Adaptif, Visioner, dan Kolaboratif dalam Dinamika Global.” Kehadiran Ganjar Pranowo memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai tantangan kepemimpinan di tengah perubahan global yang berlangsung cepat dan penuh ketidakpastian.
Dalam pemaparannya, Ganjar Pranowo mengajak mahasiswa, khususnya generasi muda, untuk memahami perubahan zaman sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi terhadap berbagai bentuk disrupsi. Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah “Memimpin di Era ‘Glitch’: Panduan Navigasi Disrupsi”, yang membahas bagaimana generasi muda dapat menghadapi dinamika dunia yang semakin kompleks.
Materi tersebut turut mengangkat “Panduan Gen Z Menavigasi Era BANI, Otokrasi Digital, dan Perlawanan Algoritma.” Mahasiswa diajak memahami fenomena BANI (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible) serta perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola komunikasi, pengambilan keputusan, kehidupan sosial, hingga kepemimpinan.
Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, kemampuan untuk berpikir kritis menjadi salah satu hal penting yang ditekankan. Generasi muda tidak hanya dituntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami bagaimana algoritma bekerja, menyaring informasi, serta mengambil sikap secara bijak dalam menghadapi berbagai perubahan.
Melalui tema kepemimpinan adaptif, visioner, dan kolaboratif, kuliah pakar ini juga mendorong mahasiswa UP45 untuk melihat disrupsi bukan semata-mata sebagai ancaman, tetapi sebagai ruang untuk berinovasi dan menciptakan perubahan positif. Kepemimpinan di era ini membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi, memiliki visi ke depan, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan mahasiswa yang mengikuti pemaparan dan diskusi bersama Ganjar Pranowo. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap isu kepemimpinan, perkembangan teknologi, dinamika global, dan tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan.
Melalui Kuliah Pakar FISIPOL ini, UP45 terus mendorong mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun kapasitas kepemimpinan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kehadiran Ganjar Pranowo menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang kontekstual sekaligus memberikan inspirasi bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang adaptif, visioner, dan kolaboratif.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_4542-scaled.jpg17072560markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-12 07:02:202026-08-12 07:02:22Ganjar Pranowo Jadi Keynote Speaker di Kuliah Pakar FISIPOL UP45, Kupas Strategi Memimpin di Era Disrupsi
Magister Hukum UP45 Gelar Sosialisasi Literasi Siber “Sekolah Binaan Literasi Siber” di SMA GAMA Depok Yogyakarta, Sekaligus Tanda Tangani MoA Kerja Sama
Yogyakarta, 7 Agustus 2026
YOGYAKARTA – Program Studi Magister Hukum Universitas Proklamasi 45 (UP45) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Siber bertajuk “Sekolah Binaan Literasi Siber” pada Jumat, 7 Agustus 2026, bertempat di SMA GAMA Depok Yogyakarta. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama (Memorandum of Agreement/MoA) antara Program Magister Hukum UP45 dan SMA GAMA Depok Yogyakarta sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang cerdas, aman, dan beretika di ruang digital.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X, XI, dan XII SMA GAMA Depok Yogyakarta, yang antusias mengikuti rangkaian acara mulai dari sesi pembukaan, penandatanganan MoA, hingga sesi materi utama mengenai literasi siber.
Bertindak selaku narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Antonius Maria Laot Kian, S.S., M.Hum, yang membawakan materi bertajuk “Mengenali Kejahatan Siber & Etika Ruang Digital (UU ITE)”. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para siswa untuk lebih mengenali berbagai bentuk kejahatan siber yang marak terjadi di kalangan remaja, seperti penipuan daring, perundungan siber (cyberbullying), penyebaran konten negatif, hingga pencurian data pribadi. Beliau juga menekankan pentingnya memahami ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) sebagai landasan hukum dalam beraktivitas di ruang digital, serta pentingnya membangun etika dan kesadaran hukum sejak usia sekolah agar generasi muda dapat menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Kepala Sekolah SMA GAMA Depok Yogyakarta, Vivit Pramita Marta Lova, S.S., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menyambut baik kerja sama dengan Program Magister Hukum UP45 dan berharap program “Sekolah Binaan Literasi Siber” dapat menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang, sekaligus memperkuat pemahaman hukum dan etika bagi generasi muda di lingkungan sekolah.
Penandatanganan MoA antara Program Magister Hukum UP45 dan SMA GAMA Depok Yogyakarta menjadi tonggak awal kerja sama berkelanjutan dalam bidang pendidikan hukum dan literasi digital. Melalui kerja sama ini, SMA GAMA Depok Yogyakarta secara resmi ditetapkan sebagai salah satu sekolah binaan dalam program literasi siber yang digagas oleh Magister Hukum UP45, dengan agenda pendampingan dan edukasi yang akan berlangsung secara berkelanjutan.
Program Magister Hukum UP45 berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program literasi siber ke sekolah-sekolah lain di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat serta upaya membangun kesadaran hukum digital sejak dini di kalangan pelajar.
Narahubung Media
Program Studi Magister Hukum
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-07-at-08.31.49-1.jpeg9601280markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-07 03:41:032026-08-07 03:41:04Bangun Generasi Cerdas Digital, Magister Hukum UP45 Gelar Sosialisasi Literasi Siber di SMA GAMA Depok
Yogyakarta, 3 Agustus 2026 – Universitas Proklamasi 45 (UP45) resmi menerjunkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 ke Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo pada Senin (3/8). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sebanyak 10 kelompok KKN diterjunkan pada tahun ini, yang terdiri atas 4 kelompok di Kalurahan Patangpuluhan dan 6 kelompok di Kalurahan Bumijo. Selama masa pelaksanaan KKN, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program kerja yang disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Acara penerjunan dihadiri oleh Wakil Rektor Universitas Proklamasi 45, Dr. Andriya Risdwiyanto, S.E., M.Si., C.Ed., bersama Dr. Aisyah Indah Irmaya, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Dr. Andriya secara simbolis menyerahkan mahasiswa KKN kepada pemerintah kalurahan dan masyarakat setempat. Beliau juga menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat diterima dengan baik serta memperoleh pengalaman belajar langsung di tengah masyarakat.
“Kami menitipkan mahasiswa Universitas Proklamasi 45 kepada Bapak/Ibu di Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo. Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar dari masyarakat, memahami berbagai persoalan di lapangan, serta membangun kolaborasi yang baik selama pelaksanaan KKN,” ujar Dr. Andriya.
Sementara itu, Dr. Aisyah Indah Irmaya, S.T., M.T. turut memberikan motivasi kepada mahasiswa agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta melaksanakan program kerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN UP45 disambut hangat oleh Lurah Kalurahan Patangpuluhan dan Lurah Kalurahan Bumijo beserta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, pihak kalurahan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Proklamasi 45 untuk melaksanakan KKN di wilayah mereka. Mereka berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan, menjalin komunikasi yang baik dengan warga, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Melalui kegiatan penerjunan ini, Universitas Proklamasi 45 berharap pelaksanaan KKN Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Melalui pengalaman belajar di tengah masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kepedulian sosial, mengasah kemampuan dalam memecahkan permasalahan di lapangan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Kalurahan Patangpuluhan dan Kalurahan Bumijo.
https://up45.ac.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_4466-scaled.jpg17072560markom markomhttps://up45.ac.id/wp-content/uploads/2024/02/cropped-logo_up-e1715916245659-300x300.pngmarkom markom2026-08-04 05:45:562026-08-04 05:45:58UP45 Terjunkan 10 Kelompok KKN Tahun 2026 di Kalurahan Patangpuluhan dan Bumijo