Kunjungan tim Evaluasi Kinerja PTS / Wasdalbin (Surveilance) LLKDIKTI Wilayah V
Kunjungan tim Evaluasi Kinerja PTS / Wasdalbin (Surveilance) LLKDIKTI Wilayah V ke Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Berita terkini
Kunjungan tim Evaluasi Kinerja PTS / Wasdalbin (Surveilance) LLKDIKTI Wilayah V ke Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Penerimaan Mahasiswa Baru T.A 2019/2020 telah dibuka yaa..
Pra Gelombang : 1 Oktober 2018 – 31 Januari 2019
Gelombang 1 : 1 Februari – 30 April 2019
Gelombang 2 : 1 Mei – 30 Juni 2019
Gelombang 3 : 1 Juli – 15 September 2019
Bagi Sobat yg ingin mendaftar cuzz daftar sekarang ! ^^
Informasi dan Pendaftaran bisa dilakukan melalui :
Website : pmb.up45.ac.id
Email : [email protected]
Whatsapp : 082310881455 (khusus PMB)
informasi lainnya dapat menghubungi kami bagian Marketing Communication di 082227799645 (Whatsapp / Telp)
Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi (International Day Against Corruption 2018) Kantor Urusan International bekerja sama dengan Fakultas Hukum dan United Against Corruption; Lalenok Ba Ema Hotu (LABEH) Timor Leste menyelenggarakan Seminar Internasional yang dimulai pukul 08.00 – 12.00 WIB
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Proklamasi 45 menyelenggarakan Seminar Hasil dan Evaluasi Poster Penelitian Dosen Pemula. Acara ini akan diselenggarakan di Ruang Pertemuan UP45, dimulai pukul 10.00 – 15.00 WIB
Kuliah Umum "Pendekatan Psikologi antara Psikolog, Konselor terlatih, Atasan, dan HRD? "
Studi Empiris Industri Manufactor oleh Munawir Haris (CEO PT. Mitra Talenta Indonesia)
After Graduation Path Campus Exposition 2018 "Mempersiapkan mahasiswa dan mahasiswi Indonesia untuk menghadapi kelulusan" yang diselenggarakan oleh IATMI-SM UP45 di ruang seminar UP45, mulai 09.00 – 15.00 WIB
Universitas Proklamasi 45, Sabtu, 8 Desember 2018 di Ruang Seminar Gedung Sukarno 101-103A, menggelar Seminar memperingati Hari Anti Korupsi (International Day Against Corruption 2018). Acara ini digelar atas kerjasama Kantor Urusan Internasional UP45, Fakultas Hukum UP45, United Against Corruption; Lalenok Ba Ema Hotu (LABEH) Timor Leste, kegiatan ini dimulai pukul 08.00 – 12.00 WIB. Ketua Panitia Putri mengatakan “kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk lingkup civitas UP45 saja tetapi mengajak seluruh elemen bangsa untuk memberantas korupsi. Seluruh lapisan masyarakat yang dimaksud baik mahasiswa, dosen, staf , karyawan, LSM, birokrasi, aparat penegak hukum, pihak terkait lainnya dan masyarakat umum. Dari target yang diharapkan 150 orang ternyata pendaftar melampau batas hingga 175 peserta.”
1.1. Sambutan Rektor UP45
Bersinergi apa yang sudah dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 yaitu KPK diberi amanat melakukan pemberantasan korupsi secara profesional, intensif, dan berkesinambungan. Senada apa yang didengungkan oleh KPK maka, Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta sebagai salah satu perguruan tinggi swasta bertanggungjawab melakukan kampanye Anti Korupsi. Sejatinya kampanye ini tidak hanya didengungkan untuk Warga Negara Indonesia namun seluruh masyarakat atau warga dunia United Against Corruption. Salah satunya di negara Timor Leste. Melalui salah satu NGO Lalenok Ba Ema Hotu (LABEH) The Mirror for the People -Timor Leste.
Anti Corruption Summit 2018 UP45: “Say No To Corruption” menghadirkan narasumber diantaranya Direktur LKBH FH UP 45 ; Dr.Drs. H Muhammad Khambali,SH,MH membahas tentang “UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi”, Dekan Fakultas Fisipol UP45 Dr.Dra. Bening Hadilinati,MSi membahas tentang “Fenomena Banyaknya Pejabat Publik Melakukan Tindak Korupsi”. Tim Psikologi UP45 Dr. Dra.Arundati Shinta,MA diwakili oleh Dra.Ruth Yuni Imanti Salomo, psikolog membahas tentang “Pencegahan Tindak Korupsi Sejak Dini” .
1.2. Foto Bersama Narasumber
Pada kesempatan ini acara dibuka acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Hukum UP 45 diwakili oleh Kaprodi FH UP45 Dyah Rosiana Puspitasari, SH,L.L.M, “menyambut baik kegiatan yang sudah diinisiasi Kantor Urusan Internasional, Fakultas Hukum, dan NGO Timor Leste. Diharapkan melalui seminar ini akan membuka wawasan bagi peserta baik mahasiswa, dosen, karyawan, masyarakat umum, pemerhati, pihak terkait baik dalam maupun luar negeri tentang bahaya anti korupsi.”
Dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Dr. Christopher Henry Samson,PhD Direktur Utama The Mirror of The People atau NGO LABEH Timor Leste diwakili oleh Mr. Emiliano Lemos Domingos. Selain memperkenalkan organisasi LABEH serta berbagai kegiatannya, Domingos “korupsi adalah topik yang tabu, banyak orang takut untuk berbicara menentang korupsi di Timor-Leste pada saat itu dan banyak perusahaan secara teratur menulis suap sebagai pengeluaran bisnis dalam pengajuan pajak mereka, korupsi beberapa kepala negara yang sudah lama menjadi legenda, dan banyak lembaga internasional yang mengundurkan diri ke Fakta bahwa korupsi akan menyedot pendanaan dari banyak proyek pembangunan di seluruh dunia termasuk Timor-Leste. Domingos menambahkan setelah melihat dampak korupsi di Kementerian Perencanaan dan Keuangan di Pemerintahan Konstitusional pertama, maka founder memutuskan untuk menjadi Suara melawan korupsi di Timor-Leste melalui organisasi NGO.”
1.3. Pengresmian Kantin Kejujuran HMJM FE UP45
Berikutnya, Rektor Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta Ir. Bambang Irjanto, MBA sangat mengapresiasi kegiatan seminar International Day Against Corruption 2018 “Say No To Corruption” dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia (United Against Corruption) 2018. Ucapan terimakasih juga diberikan kepada penyelenggara Fakultas Hukum, Kantor Urusan Internasional dan NGO Timor Leste, terlebih Dr. Christopher Henry Samson,PhD Direktur Utama the Mirror of The People Timor Leste. Acara kali ini tidak hanya seminar saja tetapi dilakukan launching lomba jingle anti korupsi, peluncuran lomba debat anti korupsi dan peluncuran Kantin Kejujuran HMJM FE UP45.
Dekan Fakultas Ekonomi UP 45 Dra. Eny Sulistyowati,SE,MM menyampaikan “Warung Kejujuran merupakan alah satu bentuk kegiatan ekonomi yang bisa dilakukan masyarakat adalah berbisnis atau wirausaha. Untuk menjadi seorang wirausaha yang berhasil diantaranya harus memiliki beberapa karakter wirausaha antara lain: beroirientasi kepada pelanggan dan harus jujur dalam menjalankan usahanya. Karena dengan dua hal tersebut bisa menjadikan usaha yang dilakukan berkembang dan memiliki keberlangsungan hidup.
Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan hiburan live acoustic music dari mahasiswa Asing KUI UP45 Rui Fatima Madeira.
info PMB 2018/2019 Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Dari kecil kita sudah terbiasa mendengar bahwa negara kita kaya akan sumber daya alam, termasuk minyak dan gas bumi (migas). Tanpa sadar pemikiran seperti ini terus terbawa sampai saat ini. Benarkah demikian? Coba simak enam fakta migas Indonesia berikut ini:
1. Indonesia saat ini kekurangan migas
Dari sisi gas, saat ini sebenarnya pasokan gas kita masih cukup memenuhi kebutuhan domestik. Hanya saja, lapangan gas umumnya berlokasi jauh dari pusat industri yang menggunakan gas. Sayangnya, infrastruktur penerima gas juga belum banyak dipunyai di Indonesia, sehingga tidak semua gas bisa terserap.
Satu lagi yang penting dicermati, pertumbuhan konsumsi gas dalam negeri terus naik dengan rata-rata pertumbuhan 9 persen per tahun. Apabila penambahan cadangan tidak lebih cepat dari pertumbuhan konsumsi ini, bukan tidak mungkin suatu saat kita juga akan jadi net gas importer.
2. Cadangan terbukti kita jauh dari negara-negara lain
Menurut data pada Dirjen Migas, cadangan terbukti Indonesia per Januari 2016 hanya 3,3 miliar barel untuk minyak dan 101,2 triliun kaki kubik untuk gas. Menurut data BP Statistical Review 2016, cadangan minyak Indonesia hanya sebesar 0,2 persen dari total cadangan minyak dunia. Sedangkan untuk gas, cadangan terbukti kita hanya 1,5 persen dari cadangan gas dunia.
3. Kesenjangan Konsumsi dengan Produksi Semakin Melebar
Tanpa adanya penambahan cadangan baru, kesenjangan antara konsumsi migas dengan produksi migas yang kita hasilkan semakin melebar. Menurut estimasi Dewan Energi Nasional (DEN), konsumsi migas kita akan menjadi 3,63 juta barel setara minyak per hari di tahun 2025 dan 8,49 juta barel setara minyak per hari di tahun 2050.
Sedangkan menurut data dari SKK Migas, tren lifting migas kita terus menurun. Lifting migas telah turun dari 2,34 juta barel setara minyak per hari di 2010 menjadi 1,96 juta barel setara minyak per hari di 2015. Tanpa ada penemuan cadangan baru, lifting kita diperkirakan akan terus merosot menjadi 1,75 juta barel setara minyak per hari di tahun 2020.
4. Cadangan migas kita bisa habis tidak lama lagi
Apabila cadangan baru tidak ditemukan dan kita tetap mengkonsumsi migas seperti saat ini, maka cadangan migas yang kita punyai sekarang ini diperkirakan akan habis tidak lama lagi. Cadangan minyak kita diperkirakan hanya cukup untuk 12 tahun, sedangkan cadangan gas akan habis 37,8 tahun lagi. Tentunya, ini bisa dicegah apabila penambahan cadangan berhasil dilakukan.
5. Secara geologis potensi migas kita masih menjanjikan
Pakar perminyakan menilai potensi geologi Indonesia masih menjanjikan untuk menambah cadangan migas. Sebagai ilustrasi, saat ini masih ada 74 cekungan hidrokarbon yang belum dieksplorasi. Selain itu pada cekungan-cekungan yang sudah menghasilkan migas, potensi pun masih ada selama kegiatan eksplorasi digalakkan. Contohnya saja penemuan cadangan minyak besar di Blok Cepu di tahun 2001 padahal sebelumnya di sekitar wilayah tersebut sudah cukup banyak kegiatan produksi migas.
6. Ada tiga solusi utama
Untuk mencegah terjadinya krisis migas di Indonesia, setidaknya ada tiga langkah yang harus dilakukan. Tiga langkah tersebut adalah meningkatkan produksi migas dengan teknologi baru, meningkatkan kegiatan eksplorasi migas, dan memperpendek jeda waktu dari penemuan sumber migas ke produksi. Apabila diperhatikan, tiga solusi ini erat kaitannya dengan investasi di industri hulu migas. Tanpa adanya investasi, tidak mungkin tiga solusi ini bisa berjalan.
Untuk itu semua pihak, baik lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat harus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi industri hulu migas. Dengan adanya iklim investasi yang baik, cadangan migas diharapkan dapat bertambah dan Indonesia terhindar dari ancaman krisis energi.
Powered By:
SKK Migas
Welcome