Semarak Dies Natalis ke-62 UP45, Lomba Bakiak Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Lestarikan Dolanan Tradisional






YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-62, Universitas Proklamasi 45 (UP45) kembali menghadirkan rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh keluarga besar universitas. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Lomba Bakiak, sebuah olahraga tradisional yang dilaksanakan di Lapangan Universitas Proklamasi 45 dengan melibatkan civitas akademika dan tenaga kependidikan (tendik) UP45.
Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi UP45 dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kabupaten Sleman. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkenalkan, menjaga, dan melestarikan permainan rakyat serta olahraga tradisional Indonesia di tengah perkembangan zaman.
Lomba Bakiak tidak hanya menjadi kegiatan hiburan dalam rangka memeriahkan Dies Natalis ke-62 UP45, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan, membangun kekompakan, serta mengenalkan kembali nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional kepada civitas akademika.
Dibuka Rektor dan Ketua Yayasan
Rangkaian kegiatan Lomba Bakiak dibuka secara langsung oleh Rektor Universitas Proklamasi 45 bersama Ketua Yayasan. Kehadiran pimpinan universitas dan yayasan turut memberikan semangat kepada para peserta yang telah bersiap mengikuti perlombaan.
Dalam sambutannya, pimpinan UP45 menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga tradisional tersebut. Lomba bakiak dinilai menjadi kegiatan yang menarik karena mampu menghadirkan kembali permainan tradisional di tengah kehidupan masyarakat yang semakin modern.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki arti penting karena tidak hanya memberikan ruang bagi civitas akademika untuk berolahraga dan bersenang-senang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya dolanan tradisional.
Pesan tersebut menjadi salah satu semangat dalam pelaksanaan kegiatan. Permainan tradisional yang dahulu banyak dimainkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak, kini semakin jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menghadirkan kembali permainan tradisional dalam kegiatan kampus menjadi salah satu cara untuk menjaga agar nilai-nilai budaya tersebut tetap hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya.
Adu Kekompakan dan Kerja Sama
Setelah kegiatan dibuka, para peserta mulai mengikuti perlombaan dengan penuh antusias. Lomba bakiak dilakukan secara berkelompok dengan mengandalkan kekompakan setiap anggota tim. Peserta harus mampu menyelaraskan langkah agar dapat bergerak bersama dan mencapai garis akhir dengan cepat.
Suasana di Lapangan UP45 pun semakin meriah ketika masing-masing kelompok mulai berlomba. Teriakan dukungan dan sorakan dari peserta maupun rekan-rekan yang menyaksikan menambah semangat selama perlombaan berlangsung.
Meski terlihat sederhana, permainan bakiak membutuhkan koordinasi yang baik. Setiap anggota tim harus mampu berkomunikasi dan menyesuaikan langkah satu sama lain. Ketika salah satu anggota tidak seirama, seluruh tim dapat kehilangan keseimbangan. Hal inilah yang membuat lomba bakiak tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga kemampuan membangun kerja sama.
Nilai tersebut sejalan dengan semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45. Di lingkungan perguruan tinggi, kolaborasi dan kerja sama merupakan bagian penting dalam mendukung terciptanya suasana akademik dan organisasi yang harmonis.
Lestarikan Permainan Tradisional di Tengah Modernisasi
Pelaksanaan Lomba Bakiak juga menjadi bentuk perhatian UP45 terhadap keberadaan budaya tradisional. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat, berbagai permainan tradisional semakin jarang dimainkan dan berpotensi terlupakan.
Melalui kegiatan ini, UP45 berupaya menghadirkan kembali salah satu bentuk dolanan tradisional dalam suasana yang lebih modern dan melibatkan seluruh unsur civitas akademika.
Permainan bakiak sendiri mengandung berbagai nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Selain mengajarkan kerja sama, permainan ini juga menanamkan nilai kebersamaan, saling percaya, komunikasi, disiplin, serta kemampuan untuk mencapai tujuan secara bersama-sama.
Nilai-nilai tersebut menjadi semakin bermakna ketika diterapkan dalam lingkungan kampus. Civitas akademika dan tendik tidak hanya menjadi peserta dalam sebuah perlombaan, tetapi juga dapat menikmati momentum untuk berinteraksi dan membangun kedekatan di luar rutinitas akademik maupun pekerjaan.
Memperkuat Kebersamaan Keluarga Besar UP45
Kegiatan olahraga tradisional dalam rangka Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan Universitas Proklamasi 45. Kegiatan bersama seperti ini memberikan kesempatan bagi seluruh unsur kampus untuk berkumpul, berinteraksi, dan menciptakan pengalaman positif bersama.
Semangat sportivitas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Setiap peserta didorong untuk mengikuti perlombaan dengan menjunjung tinggi kebersamaan dan kegembiraan. Menang atau kalah bukan menjadi satu-satunya tujuan, tetapi bagaimana seluruh peserta dapat menikmati proses dan membangun semangat kebersamaan.
Antusiasme civitas akademika dan tendik dalam mengikuti Lomba Bakiak menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota keluarga besar UP45.
Bagian dari Semarak Dies Natalis ke-62 UP45
Lomba Bakiak menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Dies Natalis ke-62 Universitas Proklamasi 45. Melalui berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh unsur universitas, peringatan Dies Natalis tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan perkembangan UP45, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun semangat baru.
Penyelenggaraan olahraga tradisional juga menunjukkan komitmen UP45 untuk tetap memberikan ruang bagi nilai-nilai budaya di tengah dinamika kehidupan kampus yang terus berkembang.
Ke depan, kegiatan-kegiatan yang mengangkat budaya dan permainan tradisional diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga menjadi bagian dari tradisi positif di lingkungan Universitas Proklamasi 45.
Dengan semangat kebersamaan, sportivitas, dan pelestarian budaya, rangkaian Dies Natalis ke-62 UP45 diharapkan tidak hanya memberikan kesan meriah, tetapi juga meninggalkan nilai dan pengalaman yang positif bagi seluruh keluarga besar Universitas Proklamasi 45.




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!