Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
The University of Petroleum

Mahasiswa UP45 Serukan Deklarasi Tolak Radikalisme

  02 November 2017

Bagikan postingan ini
Mahasiswa UP45 turut serta dalam rombongan ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta untuk memperingati hari Sumpah Pemuda ke-89 di Stadion Mandala Krida pada Sabtu (28/10/2017) lalu. Mahasiswa ini mendeklarasikan penolakan terhadap intoleransi dan radikalisme.

Turut hadir dan memberikan orasi, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, anggota Forkopimda DIY dan pimpinan perguruan tinggi se DIY. Ribuan mahasiswa yang hadir itu dari 60 kampus di seluruh DIY.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyampaikan orasi kebangsaan dihadapan ribuan mahasiswa. Sultan mengatakan Sumpah Pemuda adalah ikrar para pemuda menyatakan Satu Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa, Indonesia. Tetapi semangat yang dibangun dengan spirit proklamasi dan gagasan indah tentang masyarakat yang damai, adil dan makmur, kini terancam.

”Kini, rakyat terus bertanya, mengapa rasa damai selalu terusik oleh radikalisasi dan intoleransi. Sampai kapan hujatan, kebencian dan kekerasan yang dibalut kebohongan itu terhenti oleh nurani,” katanya.

Ditempat yang sama Ketua Steering Commitee Deklarasi Kebangsaan Civitas Akademia, Pardimin, Ph.D seusai acara mengatakan tujuan utama dari deklarasi ini adalah menegaskan kembali UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai pilar utama dengan Pancasila sebagai landasannya.

“Kami menyerukan kepada masyarakat untuk senantiasa mengedepankan sikap persaudaraan dan cinta damai meskipun beda agama, suku, ras, dan golongan,” imbuhnya.

Hal serupa juga dingkapkan Organizing Commitee Agus Bintoro, bahwa benih-benih radikalisme tumbuh subur di kampus-kampus di DIY.

“Jangan berikan sedikit pun mereka kesempatan untuk merongrong ideologi kita,” tegasnya.

Banyak wujud Radikalisme saat ini yang menyamar dalam bentuk beragam. Diantaranya kampaye-kampanye negatif di media sosial yang terkadang memicu terjadinya perpecahan di dunia nyata. Radikalisme merupakan paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis, sikap ekstrem dalam suatu aliran politik.

Indah Ayu, mahasiswi Universitas Proklamasi (UP 45) Yogyakarta setelah membacakan Teks pembukaan UUD 1945 pada acara deklarasi tersebut, mengajak semua pihak berpegang teguh terhadap ikrar Sumpah Pemuda 89 tahun silam. “Semangat mendukung Pancasila & UUD 45, harus selalu dijaga bukan malah mengasingan diri dari kesatuan Negara Republik Indonesia,” katanya.

Anisa, Mahasiswi UP 45 Yogyakarta lainnya, juga menyatakan dukungan teerhadap Deklarasi Kebangsaan, satu ideologi Pancasila, satu tekad melawan Radikalisme dan Intoleransi.

“Harapannya mereka yang tindakannya sudah mengarah ke Radikalisme dengan adanya aksi ini bisa tersadarkan diri dan bergabung untuk mencintai Negara Indonesia dengan tindakan-tindakan positif yang lebih membanggakan,” tambahnya. [sumber]

Berita Terkait

Acara Gebyar Mesin 2015 HMTM UP45
21 Ags 2015 09:56:56 WIB

agenda

13
Sep
18
PKKMB T.A 2018/2019
13 Sep 2018 - 15 Sep 2018
25
Sep
18
Short Course
25 Sep 2018 - 27 Sep 2018
10
Sep
18
Mulai perkuliahan semester ganjil 18/19
10 Sep 2018 - 03 Nov 2018
20
Ags
18
Pengisian KRS Semester Ganjil 18/19
20 Ags 2018 - 08 Sep 2018

pengumuman

Perpanjangan PMB Gelombang 3

17 Sep 2018 10:15:48 WIB

Informasi Konseling Karir CDC (2)

14 Ags 2018 11:05:43 WIB

Informasi Layanan Aktivasi Mahasiswa

07 Jun 2018 15:04:11 WIB

Informasi Konseling Karir CDC

16 Apr 2018 10:03:58 WIB

Pelatihan Mud Logging

10 Feb 2018 08:27:15 WIB