Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
The University of Petroleum

Kembangkan Usaha Mikro, Pemdes Salam Gandeng UP45

  04 Desember 2017

Bagikan postingan ini

Desa memiliki beragam potensi lokal. Potensi tersebut jika dimanfaatkan akan menumbuhkan usaha mikro masyarakat semakin berkembang. Salah satunya Desa Salam Patuk Gunungkidul yang memiliki beragam potensi baik itu sumber daya alam seperti perkebunan, pertanian dan sumber daya manusia yang memiliki usaha mikro masyarakat seperti kerajinan, kuliner, perdagangan. Letaknya yang strategis di pusat Kecamatan Patuk sebagai pintu masuk gerbang utama kawasan wisata juga sebagian besar wilayah Desa Salam berada pada lintasan Jalan Raya Jogjakarta menuju Wonosari dan Jawa Tengah serta Jawa Timur wilayah selatan. Namun, potensi tersebut belum dikelola secara optimal. Untuk itu, perlu adanya pembinaan dan pengembangan usaha ekonomi masyarakat khususnya usaha mikro berbasis desa.

Upaya mengembangkan kewirausahaan ekonomi mikro masyarakat tersebut telah dilakukan oleh Pemerintah Desa Salam bekerjasama dengan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dalam rangkaian “Sarasehan Pembinaan dan Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Desa” Rabu (29/11)  di Aula Balai Desa Salam. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan pelaku usaha mikro tersebut selain menjelaskan tentang keberadaan “BUMDes Makmur Jaya Desa Salam” juga dipaparkan tentang kiat sukses mengembangkan wirausaha oleh Muhamad Ali Sukrajap SE MBA selaku Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

Ali Sukrajap yang juga Wakil Rektor III ini memaparkan bahwa ,”pelaku usaha dalam menjalankan usaha biasanya terkendala apakah dalam aspek modal atau produksi dan kebanyakan tentang masalah pemasaran. Adapun pelaku usaha pemula biasaya kendala modal selalu diasumsikan dengan uang, padahal modal itu tidak selalu berupa uang, modal dapat berupa  tempat atau peralatan dan lain sebagainya. Namun, sebagai pelaku usaha harus memiliki spirit utama yaitu harus berani mengambil resiko dan pandai menangkap peluang dengan memanfaatkan potensi yang ada, misalnya Desa Salam ini terkenal dengan Kebun Amarilys dan Kebun Matahari serta Buah Duriannya, masyarakat sebagai pelaku usaha dapat menawarkan layanan usaha berupa souvenir dengan ciri khas Desa Salam tersebut dalam bentuk lain dapat seperti kaos atau kerajinan tangan lainnya,” ujarnya.     

Sedangkan Drs Sadjido selaku Kepala Desa Salam dalam sambutan dan penutupan kegiatan mengatakan bahwa ,”Desa Salam memiliki berbagai potensi dan sekarang mulai di kenal oleh masyarakat luas baik melalui Kebun Amarilysnya maupun kawasan wisata Gogor Park yang aktif mengadakan event–event salah satunya kegiatan Festival Durian. Namun, apakah masyarakat mau menangkap peluang tersebut atau tidak atau hanya sebagai penonton saja ? apalagi wilayah Desa Salam ini berada di lintasan Jalan Yogya – Wonosari dan menjadi pintu gerbang masuk wisata Gunungkidul.” Lebih lanjut Sadjido menegaskan bahwa ,”usaha masyarakat kedepan harus dilakukan secara bersama melalui kerjasama dan sinergi. Untuk itu, pihaknya merintis adanya BUMDes Makmur Jaya Salam dimaksudkan untuk membantu memecahkan masalah pengembangan usaha mikro warga misalnya warga yang kesulitan permodalan dapat meminjam modal untuk usaha produktif warga.”

Adapun Suprapti Purnaminingsih SE selaku Ketua Pengelola BUMDes Makmur Jaya Desa Salam menuturkan bahwa,” BUMDes Makmur Jaya Desa Salam dirintis dan didirikan untuk membantu mengembangkan usaha ekonomi masyarakat Desa Salam. Selain menfasilitasi layanan pinjaman penguatan modal usaha ekonomi warga, pihaknya juga mendorong kepada masyarakat Desa Salam untuk mengali potensi lokal yang ada dan mengolahnya menjadi produk usaha ekonomi rumah tangga. Usaha tersebut contohnya pekarangan warga yang telah banyak menanam “empon-empon” silahkan potensi tersebut diolah dan dikembangkan menjadi olahan makanan seperti sajian kemasan “wedang uwuh” atau serbat minuman. Jika mengalami kendala dalam  masalah pemasaran silahkan dikirim, BUMdes akan membelinya,” ujarnya. Sedangkan Jumono selaku warga Salam disela – sela sarasehan berharap pihak pemerintah desa dapat memfasilitasi unit usaha kelompok masyarakat seperti kelompok sadar wisata yang ada untuk dapat meningkatkan kapasitas usahanya. Selain itu, ia berharap dengan berkembangnya usaha ekonomi warga tetap dijaga nilai-nilai kebersamaan karena terkadang tergerus akibat adanya persaingan usaha ekomomi masing-masing warga.

agenda

05
Des
17
27
Nov
17
06
Nov
17
Ujian Tengah Semester
06 Nov 2017 - 18 Nov 2017
04
Nov
17
Seminar Nasional
04 Nov 2017

pengumuman

Jadwal KRS Online

08 Sep 2017 10:41:32 WIB

Kalender Akademik T.A 2017/2018

08 Sep 2017 10:41:18 WIB

Talkshow Psikologi Juli 2017

12 Jun 2017 11:55:07 WIB

Info UAS (Ujian Akhir Semester)

10 Jun 2017 13:45:29 WIB