Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
The University of Petroleum

Saatnya Patriot Muda Desa “Melek” Media

  04 Desember 2017

Bagikan postingan ini

Saat ini, kemajuan teknologi semakin pesat. Perkembangan teknologi informasi semakin memudahkan pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Desa yang memiliki beragam potensi lokal seperti pariwisata dan pemasaran produk lokal desa dapat memanfaatkan teknologi informasi tersebut. Media sebagai layanan teknologi informasi dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi dalam mendorong pengembangan usaha ekonomi lokal desa. Namun, tantangannya adalah bagaimana mengelola informasi yang ada sehingga terkelola secara baik dan layak serta efektif dalam mendukung upaya penyebaran informasi.  

Usaha meningkatkan kemampuan mengelola informasi tersebut beberapa hari lalu, Senin (27/11) dilakukan “Diklat Literasi Media” Senin (27/11) yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Kebijakan, Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat (PSKPPM) Fisipol Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Gembili” Desa Salam Patuk Gunungkidul dan Bagian Kerjasama UP45 serta Swara Kampus.com. Kegiatan yang diadakan di Pendopo Gogor Park Ngasemayu, Salam, Patuk, Gunungkidul tersebut diikuti oleh kalangan anak muda baik mahasiswa, karang taruna dan pegiat pokdarwis serta jajaran perangkat desa di wilayah Gunungkidul dengan menghadirkan Drs Krisno Wibowo MSi sebagai pembicara dari praktisi media.

Dalam paparannya, Krisno Wibowo mengatakan bahwa ,”mengelola informasi dapat dilakukan dengan kerja-kerja jurnalistik. Penulisan jurnalistik meskipun aktivitasnya adalah penulisan namun berbeda dengan penulisan karya ilmiah. Penulisan jurnalistik akan menyangkut tentang ragam, struktur, pilihan diksi dalam tulisan berita. Selain itu, penulis atau jurnalis dituntut menjadi sosok yang kritis, selalu ingin tahu dan militan. Sedangkan dalam penyusunan tulisan, penulis dapat mempergunakan berbagai teknik untuk mendapatkan informasi yang faktual melalui observasi, dokumentasi maupun wawancara terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan informasi yang objektif.”

Lebih lanjut Krisno Wibowo mengatakan ,”media dapat menjadi pendorong bagi pengembangan potensi lokal desa seperti promosi pariwisata dengan berperan sebagai penyebarluasan informasi melalui publikasi media. Kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki usaha bersama misalnya dalam sektor pariwisata yang telah dijalankan Pokdarwis dapat memanfaatkan keberadaan media sebagai usaha promosi agar dikenal masyarakat. Kuncinya adalah menyusun dan mengolah informasi dari peristiwa atau kegiatan – kegiatan yang unik menjadi berita,” papar Krisno.

Sedangkan Nurhadi MPA selaku pelaksana kegiatan dan sekretaris PSKPPM UP45 dalam pengantar kegiatan menegaskan bahwa ,”saat ini, teknologi informasi berkembang sangat pesat dengan beragam platform, bahkan anak-anak SMP sangat mudah mengakses informasi dengan smartphone yang dimilikinya. Derasnya arus informasi hadir ditengah–tengah kehidupan kita. Pada sisi lain, kelompok-kelompok masyarakat kita seperti pemerintahan desa khususnya pokdarwis sangat bergeliat dan kreatif dalam menjalankan usahanya. Berbagai event sebagai magnit agar wisatawan datang telah dilakukan. Namun apakah usaha-usaha tersebut sudah efektif dan dikelola secara baik dan akhirnya ada nilainya sebagai informasi yang layak dan informative bagi masyarakat luas ? Untuk itu, kita secara bersama perlu merefleksikan hal tersebut. Kapasitas individu maupun kelompok apakah sudah memadai dalam mengelola informasi dan potensi lokal yang ada? Jika belum, kita dapat belajar bersama untuk meningkatkan kapasitas dalam mengelola informasi melalui literasi media ini, sehingga setelah diklat ini kita dapat lebih terasah dan berdaya guna mengelola informasi untuk promosi usaha. ” Paparnya.

Lebih lanjut  Nurhadi menuturkan bahwa ,”pengembangan potensi lokal seperti pariwisata tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri. Usaha tersebut perlu dilakukan sinergi secara bersama sehingga apa yang menjadi keterbatasan akan menjadi kekuatan bersama. Pembentukan kawasan wisata menjadi salah satu menumbuhkan destinasi wisata dimasing-masing wilayah dengan pendekatan sinergi bersama. Sedangkan Alex selaku peserta dan pengelola Pokdarwis “Purboselo Nawing” Desa Salam dan Hendratmo, pengelola Pokdarwis “Mangol Kencana” Desa Patuk pihaknya berharap pasca kegiatan ini secara bersama melakukan praktik tata kelola informasi wisata melalui publikasi media.

agenda

05
Des
17
27
Nov
17
06
Nov
17
Ujian Tengah Semester
06 Nov 2017 - 18 Nov 2017
04
Nov
17
Seminar Nasional
04 Nov 2017

pengumuman

Jadwal KRS Online

08 Sep 2017 10:41:32 WIB

Kalender Akademik T.A 2017/2018

08 Sep 2017 10:41:18 WIB

Talkshow Psikologi Juli 2017

12 Jun 2017 11:55:07 WIB

Info UAS (Ujian Akhir Semester)

10 Jun 2017 13:45:29 WIB