Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
The University of Petroleum

PERTAMINA GANDENG BPPT UNTUK TERAPKAN TEKNOLOGI MIGAS

  02 Sep 2015 10:48:28 WIB

Pertamina terus lakukan pengembangan dan penerapan teknologi.

 

Pengembangan dan penerapan teknologi minyak dan gas bumi dan energi baru terbarukan terus dilakukan pemerintah melalui PT Pertamina. 

 
Demi terciptanya hal tersebut, Pertamina secara resmi melakukan kerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
 
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, Senin 10 Agustus 2015, mengatakan kerja sama ini dilakukan untuk mencakup pengkajian dan penerapan teknologi di bidang migas, serta energi baru dan terbarukan, berikut sistem pendukung yang diperlukan.
 
"Melalui kerja sama ini memungkinkan Pertamina dan BPPT untuk melakukan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki masing-masing pihak, bantuan teknis, pendidikan dan pelatihan, hingga pemanfaatan dan penerapan hasil-hasil penelitian yang sudah ada," ujar Dwi, di kantor BPPT, Jakarta.
 
Menurut Dwi, kerja sama ini sejalan dengan Peraturan Presiden (PP) No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, di mana pemanfaatan gas ditargetkan sebesar 30 persen dan energi baru dan terbarukan menjadi 17 persen dari total pasokan energi nasional di tahun 2025.
 
Dwi juga menjelaskan, sebagai perusahaan energi yang terintegrasi dari hulu ke hilir dan bersaing secara kompetitif di lingkungan bisnis dan energi domestik yang semakin terbuka hingga ke level global, Pertamina dituntut untuk dapat terus berinovasi dan mencari teknologi baru untuk pengembangan usaha di masa mendatang.
 
"Selain mengandalkan kemampuan sendiri, Pertamina sangat terbuka bekerja sama dengan mitra kerja yang berkompetensi tinggi, khususnya di bidang energi," katanya.
 
Nantinya, kata Dwi, dalam hal utama migas dan energi baru dan terbarukan ke depannya akan memiliki peranan penting bagi upaya mewujudkan kemandirian energi nasional.
 
"Melalui kerja sama ini diharapkan dapat dihasilkan inovasi-inovasi di bidang teknologi migas dan energi baru dan terbarukan, berikut sistem pendukungnya. Selain itu, kerja sama ini menjadi salah satu milestone penting untuk terbentuknya center of excellence untuk advance teknologi energi yang berbasiskan riset yang kuat di Indonesia," ujarnya.
 
 
 
Sumber : www.viva.co.id
 

Artikel Terkait