Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
The University of Petroleum

Mencari Migas Semakin Sulit

  07 Jun 2017 08:56:40 WIB

Di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat, menemukan minyak dan gas bumi (migas) menjadi semakin sulit. Tanpa dukungan teknologi dan investasi, penemuan cadangan besar akan semakin langka dan kesenjangan antara produksi dengan konsumsi akan terus melebar.

Data menunjukkan, cadangan migas signifikan yang terakhir ditemukan Indonesia adalah Banyu Urip di Blok Cepu. Lapangan yang akan menjadi tulang punggung produksi migas nasional ini ditemukan tahun 2000. Jarak waktu penemuan Banyu Urip dengan penemuan cadangan signifikan lainnya, yaitu Lapangan Handil di Blok Mahakam, mencapai sekitar tiga puluh tahun. Artinya, dalam kurun waktu tersebut eksplorasi hanya berhasil menemukan deposit cadangan migas yang kecil-kecil dan akibatnya cadangan migas nasional terus merosot.

Penurunan cadangan sebenarnya hal yang lumrah terjadi pada industri ekstraktif. Jika eksplorasi tidak berhasil menemukan cadangan baru, sementara di sisi lain konsumsi tetap malah bertambah, maka cadangan yang ada sudah pasti menurun. Fenomena ini sebenarnya tidak hanya dialami oleh Indonesia, tetapi juga negara-negara penghasil migas lainnya. 
Di tengah kebutuhan energi nasional yang terus meningkat, menemukan minyak dan gas bumi (migas) menjadi semakin sulit.
 

agenda

21
Mei
18
Visitasi Prodi Ilmu Hukum
21 Mei 2018 - 23 Mei 2018
12
Mei
18
09
Mei
18
05
Mei
18
26
Apr
18
Energy Talk & Exhibition
26 Apr 2018 - 27 Apr 2018

pengumuman

Informasi Konseling Karir CDC

16 Apr 2018 10:03:58 WIB

Pelatihan Mud Logging

10 Feb 2018 08:27:15 WIB

Jadwal UAS Semester Ganjil TA. 2017/2018

15 Jan 2018 05:06:34 WIB

Info Pengisian Data Ditlitabmas

04 Jan 2018 09:14:39 WIB